Perayaan Natal Punguan Manalu Rumagorga Berlangsung Khidmat, Tegaskan Makna Saroha dan Sapangkilalaan

Administrator Administrator
Perayaan Natal Punguan Manalu Rumagorga Berlangsung Khidmat, Tegaskan Makna Saroha dan Sapangkilalaan
Ist | Pelita Batak
Perayaan Natal Punguan Manalu Rumagorga Berlangsung Khidmat, Tegaskan Makna Saroha dan Sapangkilalaan

Medan (Pelita Batak):

Perayaan Natal Punguan Manalu Rumagorga, Boru dohot Bere Kota Medan berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Gedung HKBP Sei Agul, Jalan Gereja Medan, Jumat (12/12/2025). Ibadah natal diisi dengan nyanyian pujian, liturgi, dan renungan firman yang meneguhkan iman seluruh warga punguan.


Natal tahun ini mengangkat tema: “Saroha, Sapangkilalaan Dibagasan Holong Dohot Serep Ni Roha” yang diambil dari 1 Petrus 3:8. Tema tersebut mengajak seluruh keluarga besar Manalu Rumagorga untuk hidup sehati sepikiran, saling mengasihi, serta menunjukkan kerendahan hati dalam kebersamaan.

Pengkhotbah Pdt. Pantas Manalu, S.Th dalam pesannya menegaskan bahwa makna natal harus diwujudkan melalui sikap hidup yang mencerminkan kasih Kristus. “Saroha itu bukan sekadar kompak, tetapi mampu merajut damai di tengah perbedaan. Sapangkilalaan berarti kita bersedia melayani dan merendahkan hati, seperti Kristus yang datang untuk membawa terang bagi dunia,” ujarnya dalam khotbah natal.

Perayaan ini terselenggara berkat kerja sama Panitia Pelaksana bersama BPH Punguan Manalu Rumagorga, yang mempersiapkan ibadah dan rangkaian acara dengan baik sehingga seluruh rangkaian perayaan berjalan lancar.

Acara turut dihadiri undangan dari Pengurus PTMBB Kota Medan, yaitu Sekretaris Umum St. Adol F. Rumaijuk, STP., MMA serta Bidang Kepemudaan Kevin Manalu, SE.Ak.

Dalam sambutannya, St. Adol F. Rumaijuk menyampaikan ucapan selamat natal kepada seluruh warga punguan. Ia juga menyampaikan perkembangan pembangunan Tugu Parsadaan Manalu di Tipang. “Kita bersyukur bahwa pembangunan Tugu Parsadaan Manalu terus menunjukkan progres yang baik. Pekerjaan ini adalah simbol kebersamaan dan identitas kita sebagai keturunan Manalu. Kiranya Tuhan menolong hingga tuntas,” ujarnya.

Perayaan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, sebagai wujud kebersamaan keluarga besar Manalu Rumagorga menyambut sukacita Natal 2025. Semangat saroha dan sapangkilalaan diharapkan terus menjadi roh pemersatu bagi seluruh anggota punguan dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Komentar
Berita Terkini