Unjuk Rasa di Dinas Kesehatan Nias, 2 Anggota GMNI Terluka

Administrator Administrator
Unjuk Rasa di Dinas Kesehatan Nias, 2 Anggota GMNI Terluka
Elegius Zega | PelitaBatak

Gunungsitoli (Pelitabatak):

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Indonesia (GMNI) Gunungsitoli berunjuk rasa di Dinas Kesehatan Nias. GMNI Gunungsitoli menuding manajemen RSUD Gunungsitoli tidak profesional dalam penanganan Covid-19, Selasa 3 November 2020.

Unjuk rasa yang seyogianya dilaksanakan di RSUD Gunungsitoli, namun karena pertimbangan mengganggu pasien, maka unjuk rasa dilakakukan di Dinas Kesehatan.

Dalam Orasinya, Ketua GMNI Gunungsitoli Joko Puryanto Mendofa, menuding RSUD Gunungsitoli menetapkan status positif Covid-19 kepada beberapa pasien, namun diduga hanya penyakit ringan.

Setelah orasi sekitar 2 jam massa meminta Direktur RSUD Gunungsitoli Julianus Dawolo untuk hadir menemui mereka, namun tak kunjung datang. Yang menemui massa terlihat RO Zandoto Sekertaris Dinas Kesehatan namun massa tidak bersedia bersedia menerima penjelasan.

Akhirnya pihak kepolisian yang menjaga ketertiban melakukan dialog kepada massa GMNI dan terlibat adu argumen sehingga terjadi kericuhan. Terlihat dua orang anggota GMNI dibawa Polisi menggunakan mobil patroli. 

Koordinator Aksi Joko Puryanto ketika di konfirmasi mengatakan dalam unjuk rasa ini ada 2 orang yang terluka dan telah dibawa ke rumah sakit. "Sebenarnya mereka merupakan keluarga korban Covid-19 yang ikut bersama-sama turun aksi hari ini, namun apapun itu mereka juga bagian dari GMNI" tegas Puryanto. (Eligius Zega)

Komentar
Berita Terkini