Total 7 Jenazah Di Temukan Pasca Bencana Longsor Di Areal PLTA Batangtoru

Administrator Administrator
Total 7 Jenazah Di Temukan Pasca Bencana Longsor Di Areal PLTA Batangtoru
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Total 7 Jenazah Di Temukan Pasca Bencana Longsor Di Areal PLTA Batangtoru

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :

Tim yang terdiri dari unsur SAR,TNI,Polri dan BPBD hingga saat ini telah menemukan 7 jenazah korban bencana longsor di areal PLTA Batangtoru.

Dua mayat ditemukan pada hari ketiga pencarian di Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Sebelumnya, tim pencarian telah ditemukan 3 jenazah . 

"Benar kedua mayat sudah teridentifikasi."Ujar Direktur RSU dr Firdaus, Minggu 2 Mei 2021.

Mayat tersebut keduanya perempuan bernama Sofyana (12) dan Yasmani Halawa (50). 

"Rencana ayahnya Adisman Jaluhu (49) jasad Sofyana dibawa ke Sigala-gala Sosopan, Paluta," ujarnya. 

Sedang Yasmani Halawa isteri Ainus Waruwu dikabarkan dimakamkan di TPU Ummat Krlstiani Desa Pangurabaan, Sipirok atau satu lokasi perkuburan dengan tiga korban terdahulu.

Informasi kedua mayat ditemukan oleh tim tidak jauh dari lokasi bencana alam tanah longsor di titik R 17 K 4 +100 wek 1 Batang Toru.

Jasad keduanya saat ditemukan dibawa ke RSUD Sipirok masih mudah dikenali hanya saja sejumlah bagian tubuh kedua mayat seperti tangan dan kaki sudah tidak lengkap. 

Sementara pada Senin 3 Mei 2021 dini hari, tim pencarian kembali menemukan dua jenazah di aliran Sungai Batang Toru.

"Kedua jenazah diduga anak-anak," ujar Hotmatua Rambe Kabid Kedaruratan/Logistik BPBD Tapanuli Selatan.

Lokasi ditemukannya jenazah di Partupangan, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. 

"Pertama ditemukan sekitar pukul 02.30 WIB, yang kedua setengah jam kemudian atau pukul 03.00 WIB jasad laki-laki ditemukan tersangkut di pinggir sungai pada sebuah batang pohon sawit," katanya. 

Jasad pertama dan kedua yang diduga kuat korban bencana alam tanah longsor Batang Toru yang berdampingan dengan PLTA Batang Toru ditemukan berjarak  km dari lokasi kejadian awal.

Kedua jenazah sudah dibawa ke RSUD Sipirok untuk diidentifikasi lebih lanjut. 

"Dengan ditemukannya dua jenazah berarti sudah ada tujuh jenazah ditemukan dalam empat hari pencarian oleh tim gabungan pasca longsor," ujarnya. 

Sebelumnya dikabarkan diduga ada 13 korban jiwa dalam musibah tanah longsor yang terjadi pada Kamis (29/4) sekira pukul 18.30 WIB.

Korban meninggal dunia yaitu Elmawati Waruwu (31), Jupiter Gulo (10), Risda Gulo (10), Sofyana (12) dan Yasmani Halawa (50),

Korban lainnya yakni Anius Waruwu (60), Novita Gulo (8), Sultan Fahri (6), Rio (4), Sadarman Kristian (14) dan disebut terdapat 3 pekerja PLTA.(STR)

Komentar
Berita Terkini