Tim Akhyar - Salman Dukung Sikap Kapolri soal Netralitas Aparatur Polri pada Pilkada 2020

Administrator Administrator
Tim Akhyar - Salman Dukung Sikap Kapolri soal Netralitas  Aparatur Polri pada Pilkada 2020
Ist| pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Pernyataan  Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis  yang mengingatkan seluruh anggotanya untuk tidak bermain politik praktis, mendapat dukungan dari tim sukses kandidat yang bertarung pada Pilkada 2020. Terlebih bagi pendukung  pasangan Akhyar Nasution – Salman Alfarisi --  kandidat  yang bersaing pada  Pilkada Kota medan --   menganggap pernyataan itu sebagai sikap bijak yang wajib dipatuhi seluruh jajaran Polri guna mendorong terciptanya Pilkada yang adil dan demokratis.

Bagi Tim pendukung pasangan Akhyar - Salman, pernyataan ini sangat penting, karena selama ini muncul kesan kalau Pilkada di Medan bakal diwarnai sejumlah kecurangan. Tampilnya menantu Presiden Jokowi, yaitu Bobby Nasution sebagai salah satu kandidat, memunculkan opini di masyarakat kalau ia mendapat dukungan dari lembaga negara. 

"Padahal kami pastikan, negara sama sekali tidak terlibat dalam dukung mendukung kandidat. Seluruh apartur negara wajib netral, termasuk aparatur Polri. Bahkan Presiden Jokowi pun tidak bisa ikut campur," kata Gelmok Samosir SH, Wakil Ketua Tim Pemenangan Akhyar-Salman.

Oleh sebab itu jika ada oknum Polri yang turut bermain mendukung salah satu kandidat pada Pilkada Medan, menurut Gelmok, jelas itu merupakan tindakan di luar hukum. "Kami berharap Kapolri segera memerintahkan Kapolda Sumut atau Kapolresta Medan untuk menindak oknum Polri yang turut bermain pada Pilkada Medan. Dengan demikian pernyataan bahwa Polri wajib netral pada Pilkada benar-benar sesuai fakta, bukan sekedar lip service," ujar Gelmok.

Pernyaan ini disampaikan Gelmok, sebab seruan agar Polri netral dalam setiap PIlkada bukan sekali ini saja disampaikan Kapolri. Dalam setiap Pilkada, biasanya Kapolri selalu mengeluarkan  pernyataan yang sama. Tapi pada kenyataannya, keresahan masyarakat akibat keterlibatan sejumlah oknum Polri pada Pilkada selalu saja ada.

Tindakan oknum itu, antara lain melakukan tekanan kepada ASN di tingkat kecamatan dan juga para lurah dan Kepala Lingkungan  agar mendukung kandidat yang dianggap dekat dengan kekuasaan.

Untuk mencegah kasus seperti itu terjadi di Medan, Tim Hukum Pemenangan Akhyar - Salman, Muhammad Hatta SH menghimbau masyarakar  agar aktif melakukan pemantauan di lapangan.  Hatta meminta masyarakat berani menyampaikan pengaduan kepada Kapolrestabes Medan atau Kapolda Sumut manakala ada oknum Polri yang bermain pada Pilkada Medan. 

"Kita ingin Kapolda Sumut juga tegas bersikp kalau ada pengaduan masyara soal ketidaknetralan Polri pada Pilkada Medan. Kami yakin Kapolda pasti bisa menjalankan misi ini, apalagi di Polda Sumut ada Bapak Kombes Pol Rony Samtan selaku Dirkrimsus Polda Sumut yang aktif memantau Pilkada Kota Medan," tambah Hatta. 

Untuk itu, Hatta menyarankan agar Polda Sumut dan Polrestabes Medan menyiapkan hotline khusus untuk menerima pengaduan masyarakat. Hatta bersama tim pendukung Akhyar - Salman juga berencana  melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Medan untuk menyampaikan  dukungan bagi netralitas Polri  dalam Pilkada di daerah ini.  

"Sebab bagaimanapun juga, masyarakat Kota Medan pasti sangat berharap Pilkada berjalan dengan dengan tertib, aman dan demokratis," tegas Hatta. ***

Komentar
Berita Terkini