Tahun 2019, Tingkat Pengangguran Kota Padangsidimpuan Menurun

Administrator Administrator
Tahun 2019, Tingkat Pengangguran Kota Padangsidimpuan Menurun
Saut Togi Ritonga | pelita batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Jumlah pengangguran terbuka di Kota Padangsidimpuan pada Agustus 2019 mengalami penurunan sebesar  0,84 persen dari 5.666 orang pada tahun 2018 menjadi 4.873 orang pada tahun 2019.  

"Ini sejalan dengan terjadinya penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 5,18 persen pada tahun 2018 menjadi 4,34 persen pada tahun 2019," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan Hapsyah Aprilia didampingi Kadis Kominfo Islahuddin Nasution, Plt Kadis Tenaga Kerja Risman Kholik Harahap dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Padangsidimpuan Nurcahyo Budi Susetyo pada jumpa pers yang di gelar di Kantor Diskominfo, Batunadua Kota Padangsidimpuan, Senin 20 Januari 2020.

Hapsyah selanjutnya menyampaikan untuk keadaan tenaga kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2019 di Kota Padangsidimpuan sebesar 112.237 orang atau meningkat sebanyak 2.764 orang dari 109.473 orang. Hal ini menyebabkan terjadinya kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yakni dari 72,59 persen pada tahun 2018 menjadi 72,90 persen pada tahun 2019.

Peningkatan ini disebabkan peningkatan usia kerja yang mengurus rumah tangga atau lainnya tidak bekerja dan banyaknya angkatan kerja yang mencari pekerjaan di luar Kota Padangsidimpuan. Sedangkan jumlah penduduk yang bekerja pada Agustus 2019 mencapai 107.364 orang, naik sebanyak 3557 orang dibanding dengan Agustus 2018 sebesar 103.807 orang.

Lapangan kerja yang banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor jasa yang mencapai 67,87 persen, di ikuti sektor manufaktur sebesar 16,76 persen dan sektor pertanian sebesar 15,37 persen.

Secara sederhana kegiatan formal dan informal dari penduduk yang bekerja dapat diidentifikasi berdasarkan status pekerjaan. Adapun penduduk bekerja pada kegiatan formal mencakup kategori berusaha dengan dibantu buruh tetap dan kategori buruh/karyawan, yang pada tahun 2019 ada sekitar 51.155 orang atau sekitar 47,65 persen bekerja pada kegiatan formal dan 56.209 orang atau sekitar 52,35 persen penduduk bekerja pada kegiatan formal.

Sementara untuk kategori pendidikan, pekerja di Kota Padangsidimpuan di dominasi pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA/Sederajat) sebesar 26,91 persen, sementara pekerja dengan pendidikan diploma I/II relatif kecil yaitu sebesar 4,81 persen, sedangkan pekerja dengan pendidikan Sarjana sebesar 18,38 persen.

"Jadi sebenarnya jumlah pengangguran itu bukan dibandingkan dengan jumlah seluruh penduduk kota Padangsidimpuan tetapi dengan penduduk dalam usia angkatan kerja," ujar Hapsyah.

Sementara Plt Kadis Tenaga Kerja Risman Kholik Harahap mengatakan dalam rangka menurunkan angka pengangguran di Kota Padangsidimpuan, pihaknya melakukan program pelatihan di balai latihan kerja (BLK) bagi masyarakat untuk memiliki ketrampilan seperti menjahit, bordir, salon, bengkel motor dan lainnya, sehingga mampu membuka usaha mandiri dan juga program magang bekerja ke luar negeri. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini