TPAKD Sidimpuan Ikuti Rakornas OJK Secara Virtual

Administrator Administrator
TPAKD Sidimpuan Ikuti Rakornas OJK Secara Virtual
Saut Togi Ritonga |Pelita batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar secara virtual rapat koordinasi nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan mengusung tema Sinergi Percepatan Akses Keuangan di Daerah untuk Indonesia Maju, Kamis 10 Desember 2020.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pelaksanaan rakornas ini dilakukan untuk meningkatkan literasi, edukasi, akses penyimpananan uang, akses pembayaran hingga akses pembiayaan masyarakat di daerah.

Karena itu, percepatan akses ini menjadi perhatian dan prioritas OJK, dan hal tersebut harus dilakukan dengan sinergi bersama antara OJK dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, regulator keuangan, pelaku industri keuangan dan instansi lain.

"Saat ini sudah dibentuk 224 TPAKD di 32 provinsi dan 192 kabupaten/kota. Kami komitmen dan mohon dukungan untuk memperluas pendirian TPAKD di provinsi, kabupaten dan kota lain seiring dengan tingginya kebutuhan akses keuangan," ujar Wimboh.

Presiden Joko Widodo  (Jokowi) pada sambutannya mengapresiasi keberadaan dan kerja keras Tim TPAKD dan berharap jumlah keberadaan TPKAD terus ditingkatkan dari yang ada sekarang ini.

"Saya memperoleh laporan telah ada 32 TPAKD di tingkat provinsi dan 165 TPAKD di level kabupaten kota. Ini perlu terus ditingkatkan agar dapat menjangkau semua provinsi dan semua kabupaten kota," ujar Presiden dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD.

TPKAD merupakan wadah koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah. Awal dibentuk 2016 lalu TPKAD ada di 45 Kabupaten dan Kota.

Presiden mengatakan bahwa peningkatan akses keuangan terutama di daerah sangat penting. Di antaranya untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Mendorong keadilan sosial, mendorong peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup orang banyak melalui inklusi keuangan," ujarnya.

Presiden mengajak anggota TPAKD untuk melakukan cara-cara extraordinary dalam menjalankan tugasnya yaitu dengan lebih agresif dalam meningkatkan literasi keuangan, meningkatkan pengetahuan, meningkatkan minat, dan meningkatkan kepercayaan terhadap industri keuangan.

"Masyarakat paham di mana memperoleh akses pembiayaan dan masyarakat mulai aktif menabung di lembaga-lembaga keuangan," pungkasnya.

Usai mengikuti Rakornas TPAKD secara virtual Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH berharap dengan baru dilantiknya TPAKD Kota Padangsidimpuan beserta TPAKD daerah lain se Sumut oleh Gubsu Edy Rahmayadi pada bulan oktober yang lalu dapat mengoptimalkan potensi daerah apalagi dari sektor perekonomian yang berdampak pada masa pandemi covid 19 ini segera pulih.

“Memperluas akses keuangan masyarakat sangat penting, oleh karena itu merupakan salah satu tujuan di bentuknya TPAKD, untuk itu saya minta TPAKD Padangsidimpuan untuk optimis agar bisa secepatnya keluar dari kesulitan saat ini," ungkap Irsan.(STR)

Komentar
Berita Terkini