Sidimpuan Berlakukan PPKM Mikro, Batasi Kegiatan Masyarakat Hingga Lingkungan Dan Dusun

Administrator Administrator
Sidimpuan Berlakukan PPKM Mikro, Batasi Kegiatan Masyarakat Hingga Lingkungan Dan Dusun
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Sidimpuan Berlakukan PPKM Mikro, Batasi Kegiatan Masyarakat Hingga Lingkungan Dan Dusun

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK.MH  meminta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro semakin diefektifkan pelaksanaannya hingga sampai ke tingkat lingkungan.

"Padangsidimpuan Utara yang tingkat terkonfirmasinya  tertinggi kedua setelah Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Perkembangan Covid-19 di kota kita ini masih terus  meningkat." Ujar AKBP Juliani Prihartini pada rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama Lurah se Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Rabu 2 Juni 2021.

Pemberlakukan PPKM berskala mikro bermaksud untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Sekaligus tindaklanjut pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.11 tahun 2011 tentang PPKM berskala Mikro di Kota Padangsidimpuan yang perkembangan warganya tertular Covid-19 semakin mengkhawatirkan.

PPKM berskala Mikro adalah tindaklanjuti kebijakan pemerintah dalam mengendalikan penularan Covid-19. Salah satunya pembatasan kegiatan masyarakat dengan  membatasi jam operasional bagi pelaku usaha yang menyediakan tempat makan dan minum di tempat.

Secara konsep, PPKM Mikro ini bagian dari upaya penanganan dan pengendalian Covid-19 yang langsung menyasar warga di tingkat ingkungan dan dusun. Posko Covid-19 ditempatkan di setiap kelurahan dan desa, operasionalnya dilakukan secara maksimal dan efektif.

Posko ini memiliki  struktur yang melibatkan aparat kelurahan, desa, masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Bhabins. Keberadaannya berfungsi untuk pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung operasional penanganan Covid-19.     

Namun demikian, Kapolres Padangsidimpuan meminta segenap elemen masyarakat tidak panik menghadapi kondisi tersebut. Perlu ada upaya massif  ke pemangku kepentingan di tingkat kota, kecamatan, kelurahan dan desa serta seluruh masyarakat, agar semuanya saling bersinergi menghadapi situasi yang terjadi sàat ini.

"Ingat, Corona bukan aib dan jangan kucilkan warga yang terpapar. Tetapi mari berikan support atau dukungan meskipun dari jauh atau berjarak, sehingga mereka cepat pulih dan sembuh," kata AKBP Juli.

Dijelaskannya, virus Corona itu nyata adanya dan sudah banyak merenggut nyawa. Dengan kesadaran diri berperilaku hidup sehat, gunakan masker, jaga jarak, sering cuci tangan, kurangi berkerumun dan mobilitas, akan sangat membantu bagi upaya memutus mata rantai penularan Covid- 19.

Untuk diketahui, perkembangan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan tanggal 2 Juni 2021, kasus Probable dan Suspek nihil. Jumlah warga meninggal dunia 28 orang dan yang masih Positif atau Terkonfirmasi 24 orang.

Sementara sejak Covid-19 menjadi Pandemi di seluruh dunia, jumlah warga Kota Padangsidimpuan yang pernah Positif atau Terkonfirmasi namun sudah sembuh sebanyak 423 orang. (STR)

Komentar
Berita Terkini