Polri Dalami Keterlibatan Pejabat Lain Dalam Kasus OTT di Taput

Administrator Administrator
Polri Dalami Keterlibatan Pejabat Lain Dalam Kasus OTT di Taput
Ist|PelitaBatak
Ilustrasi

Jakarta (Pelita Batak) :
Kepolisian Daerah Sumatera Utara terus mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pejabat lain dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Jamel Panjaitan.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikhwanto di Jakarta, Jumat (23/12/2016).

]Saber Pungli Angkut Kepala Dinas Pendidikan Taput>>>>>>

Sebelumnya juru bicara KPK Febriansjah mengatakan, KPK menyerahkan penanganan kasus ini kepada Kepolisian karena belum ditemukan keterlibatan penyelenggara negara. Jika kemudian hari ditemukan keterlibatan penyelenggara negara sangat dimungkinkan KPK mengambil-alih kasus ini.

Menurut Rikhwanto, dari pemeriksaan awal diketahui Jamel Panjaitan diduga melakukan pemerasan terhadap para kepala sekolah penerima dana BOS. Ia memeras para kepala sekolah memberikan setoran atas dana BOS yang sudah ditransfer ke rekening para kepala sekolah.

"Dana tersebut dari dana BOS yang telah disetorkan ke rekening masing-masing kepala sekolah ke bank," ujar Rikhwanto.

Seperti diketahui, pada hari Rabu 21 Desember 2016 lalu, KPK dan Saber Pungli Polri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Jamel Panjaitan, Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara beserta dua orang kepala sekolah. Dalam operasi tersebut ditemukan uang sebesar Rp. 235 juta dan 100 dolar AS. Kini ketiga orang tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumut.(R1)

Komentar
Berita Terkini