Pemkab Tapsel Canangkan Vaksinasi Covid 19

Administrator Administrator
Pemkab Tapsel Canangkan Vaksinasi Covid 19
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :

Usai menerima 2.280 dosis vaksin Covid 19,  Pemkab Tapanuli Selatan melakukan pencanangan vaksinasi yang diawali penyuntikan kepada 10 orang perwakilan tokoh masyarakat.

Vaksinasi digelar di Aula Sarasi lantai tiga kantor Bupati Tapsel, Kamis 4 Februari 2021 itu berjalan lancar dalam waktu satu jam yang dipimpin Kadis Kesehatan dr. Sri Khairunisa dan dilaksanakan tenaga medis terlatih.

Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu hadir langsung memantau vaksinasi tersebut. Hanya saja bupati tidak ikut diivaksin karena sudah lewat batasan umur 59 tahun, sehingga diwakili Sekretaris Daerah Parulian Nasution.

“Berdasarkan uji klinis, vaksin ini dibatasi hanya untuk usia 18 sampai 59 tahun. Karena kelompok usia inilah yang paling banyak terpapar virus Corona. Aturan ini berlaku secara nasional,” ujar dr. Sri Khairunisa.

Pantauan di lokasi, Sekda Tapsel Parulian Nasution menjadi orang pertama yang divaksin. Disusul Ketua DPRD Husin Sogot, Kepala Kejaksaan Negeri Tapsel Ardian.

Kemudian Wakapolres Tapsel Kompol Rahman Takdir Harahap, Danramil Sipirok Kapten AK Harahap, Kadis Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Frananda, Kaban Kesbang Pol Hamdy S. Pulungan.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapsel Henri Harahap, Ketua KNPI Hajrul Aswat Siregar dan Kasubbag Protokol Humas Tapsel Armadan Riski Harahap.

Kepada wartawan, 10 orang yang menjalani vaksinasi perdana di Tapsel ini mengaku tidak mengalami efek samping atau gejala apapun, bahkan saat divaksinpun sama sekali tidak merasa sakit.

Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada 10 orang perwakilan tokoh atau relawan pada vaksin perdana ini.

Vaksin ini, katanya, bertujuan mengurangi transmisi penularan Covid-19. Menekan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Milindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

“Saya sangat ingin ikut divaksin, tetapi terhalang oleh petunjuk teknis Sinovac karena usia di atas 59 tahun. Dengan divaksinnya 10 tokoh atau relawan ini, kita berharap tidak ada lagi keraguan atau kegamangan bagi masyarakat terhadap vaksin ini,” ujar Syahrul.

Bupati Tapsel menambahkan, vaksin ini sudah diuji klinis dan pengujian lainnya. Sehingga wajar digunakan untuk melindungi masyarakat dari Covid-19.

Kepada petugas kesehatan yang menjadi prioritas utama divaksin karena sebagai garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19, diminta tetap semangat. “Jangan pernah kendor dan apalagi menyerah, Jalani dengan ikhlas, karena ini bagian ibadah," ujar Bupati Syahrul.(STR)

Komentar
Berita Terkini