Partai Indonesia Damai Himbau Pemerintah Tegakkan Hukum

Administrator Administrator
Partai Indonesia Damai Himbau Pemerintah Tegakkan Hukum
IST|Pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Kita prihatin atas kerusakan-kerusakan fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta pada saat massa menyambut kedatangan kembali Habib Rizieq Shihab kemarin, 10 Nopember 2020. Kerusakan ini akan menelan biaya yang tidak sedikit, karena memang harus diperbaiki sebagaimana mestinya sebuah bandara internasional, yang adalah gerbang masuk utama ke negara kita.

Demikian dikeluhkan Mangasi Sihombing, Wakil Ketua Umum Partai Indonesia Damai PID) Keprihatinan juga bertambah-tambah karena seseorang anggota TNI telah menyatakan dalam rekaman video dukungan terhadap Habib Rizieq Shibab yang sepak-terjangnya telah

mengganggu rasa aman yang dirasakan oleh umat kristiani karena haluan dan ucapan yang digembar-gemborkannya yang dinilai menyimpang dari dasar-dasar NKRI Pancasila.

Kita mencacat misalnya ucapan-ucapan Rizieg yang tidak senonoh perihal TNI dan POLRI, Densus 88, masyarakat Bali, budaya Sunda, agama Kristen, Pancasila, Gus Dur, Presiden dan menteri. Hal-hal mana layak menjadi alasan untuk memproses

yang bersangkutan di muka hukum. Berlanjutnya hal-hal seperti ini akan meresahkan masyarakat dan bisa mengganggu masa depan NKRI. Berdasarkan hal tersebut, Partai Indonesia Damai (PID) menghimbau Pemerintah untuk tidak membiarkan berlangsungnya perbuatan-perbuatan melawan hukum seperti diatas. Demikian ditandaskan oleh Ketua Umum Partai Indonesia Damai, Ir. Apri Hananto Sukandar M.Pd.

Kita juga mencatat informasi-informasi yang layak dipercaya, bahwa 3% anggota TNI telah terpapar ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Presentase ini lebih banyak lagi dalam keterpaparan ideologi khilafah di duna pendidikan, baik siswa,

mahasiswa maupun dosen atau pengajar. Jadi sudah waktunya Pemerintah mengambil langkah-langkan serius menanggulangi masalah yang meresahkan ini agar tidak berkembang menjadi hambatan dan gangguan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Demikian ditambakan Mangasi Sihombing.(*)

Komentar
Berita Terkini