Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :
PT Agincourt Resources (PT AR) selaku pengelola tambang emas Martabe menyerahterimakan pembangunan rambin (jembatan gantung) Martabe serta fasilitas produksi jagung Pipil berlokasi di desa sumuran kecamatan Batangtoru, Rabu 26 Februari 2020.
Rambin Martabe membentang sepanjang 70 meter diatas sungai garoga membantu warga yang selama ini harus menyeberang sungai untuk pulang pergi menuju persawahan maupun membawa hasil bumi dengan menggunakan tali sling untung menyeberang bahkan bila sungai garoga meluap, warga harus berjalan cukup jauh untuk menyeberang dan sangat rawan terhadap keselamatan.
Senior manager community Relation PT Agincourt Resources Pramana Triwahjudi menyatakan bantuan infrastuktur rambin itu memudahkan petani mengakses area persawahan maupun mengangkut hasil bumi dengan aman dan nyaman. "Setidaknya ada lebih dari 90 petani menerima manfaat langsung dan sekitar 60 hektar lahan pertanian di sikua kua terbuka aksesnya," ujar Pramana.
Pembangunan rambin tersebut, PT Agincourt Resources bekerja sama dengan Dinas PU dan PR Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mendesain dan menghitung biaya pembangunan sebesar Rp.850 juta dan dikerjakan kontraktor lokal CV Hijau Damai Lestari dengan waktu selama 50 hari.
Sementara proyek pengembangan masyarakat berupa pembangunan fasilitas pengelolaan jagung untuk fasilitas pasca panen yang dikelola koperasi Karya Mulia Bakti Desa Sumuran yang terdiri dari fasilitas lantai jemur mencapai 2 ton, gudang saprodi, gudang produksi mencapai 3 ton, mesin perontok jagung, mesin kipas, ruang mesin dan bangunan kantor dengan total bangunan senilai lebih dari rp.200 juta.
Sedikitnya 60 petani menerima manfaat langsung dan lebih dari 50 hektar lahan kebun jagung memanfaatkan fasilitas ini. " Saat ini sudah lebih dari 30 hektar lahan yang ditanami jagung setiap musim tanam dan terdapat 1 hektar lahan budidaya penangkaran jagung untuk kemandirian benih lokal dan unggul.
Sementara area pemasaran selain Batangtoru juga sudah mencapai Sibolga, Padangsidimpuan dan Medan dengan diversifikasi produk yang beragam," ujar Pramana.
Sementara Direktur Operasional PT AR Darryn McClelland dalam sambutannya mengatakan peresmian kedua program community development PT AR tersebut merupakan bagian dari program peningkatan ekonomi terutama di bidang pertanian untuk masyarakat disekitar tambang emas Martabe.
"Perusahaan akan terus berkomitmen untuk menghidupkan harapan atas peningkatan kualitas hidup masyarakat terutama yang berada di sekitar tambang, baik dalam bidang infrastruktur, ekonomi maupun bidang lainnya. Memberikan manfaat sosial positif jangka panjang dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan lokal melalui program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Darryn.
Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu dalam kesempatan itu menyampaikan salah satu komitmen perusahaan adalah menjalankan CSR untuk pembinaan dan peningkatan di wilayah lingkar tambang, sekitar tambang maupun wilayah kabupaten Tapanuli Selatan.
" Doa kami agar PT AR banyak untung, karena dengan demikian makin banyak membayar pajak dan makin banyak CSR yang akan di salurkan," ujarnya.
Dengan rambin tersebut, Bupati mengatakan sudah membantu masyarakat khususnya jalur transportasi yang selama ini menjadi kesulitan bagi masyarakat khususnya warga sumuran di seberang sungai garoga. Demikian juga pembangunan fasilitas produksi jagung Pipil yang kiranya dapat meningkatkan ekonomi petani jagung.
"Ini milik kalian, tolong rawat dengan baik supaya umurnya bisa panjang," pungkas Syahrul.
Serah terima proyek CSR tambang emas Martabe tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu dengan Direktur Operasional PT AR Darryn McClelland.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Kadis Perdagangan, mewakili Kadis Pertanian, Camat Batangtoru, Mewakili Kapolsek Batangtoru, mewakili Danramil Batangtoru, Kepala Desa Sumuran dan undangan lainnya.(Saut Togi Ritonga)