Masyarakat Ajibata Enggan Kuburkan NS Pasien PDP, Dinyatakan Negatif Covid -19

Administrator Administrator
Masyarakat Ajibata Enggan Kuburkan NS Pasien PDP, Dinyatakan Negatif Covid -19
IST|Pelita Batak
Illustrasi

Ajibata,Toba (Pelita Batak):

NS(49) warga Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba yang sebelumnya dinyatakan reaktif Rapid test ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dirawat di RSU Parapat sebelum meninggal dunia pada hari Senin (1/6) sekira pukul 02.30 menerima hasil Swab dan dinyatakan negatif COVID-19.

Gugus Tugas Kabupaten Toba melalui Siti Nuraya ketika dikonfirmasi  membenarkan hasil Swab dikirim oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Simalungun  sesuai surat Kadis Kesehatan Provsu dan hasil pemeriksaan dari Kepala Laboratorium Kilinik Terpadu RS USU per tanggal 3 Juni 2020 menyatakan hasil laboratorium RT-PCR SARS CoV-2 atas nama NS, Negatif.

"Rasa dukacita mendalam atas meninggalnya  NS. Rasa empati atas berpulangnya NS status PDP membuat timbulnya kecemasan ditengah masyarakat khususnya Desa Motung dan Kabuapten Toba umumnya.

Namun dengan kita terimanya hasil swab alm NS hari ini melepas semua rasa ketakutan dan kecemasan ditengah masyarakat Ajibata khususnya Desa Motung pun demikian masyarakat tetap waspada, jalankan protokol kesehatan. Pakai masker jika keluar rumah, jaga jarak, sering cuci tangan. Dan tetap jaga stamina tubuh kita," katanya.

Dijelaskan, sebelumnya NS dirawat di RSU Parapat pada tanggal 29 Mei, dan pada tanggal 30 Mei menjalani pemeriksaan Swab Test. Sebelum hasil pemeriksaaan Swab keluar, NS meninggal pada tanggal 1 Juni 2020. Setelah pemakaman, 12 warga menjalani Rapid Test diantaranya, suami, tim medis dan keluarga serta pendamping sewaktu mengantar ke RSU Parapat. Hasil Rapid Test seluruhnya non reaktif.

Sementara itu Kades Motung Gonggom Manurung menyampaikan kelegaan atas informasi yang menjadi harapan masyarakat.

"Kami masyarakat Motung tidak khawatir lagi, keluarga sudah bisa melakukan aktivitasnya seperti biasa dan karantina mandiri yang kita sarankan sudah kita cabut. Masyarakat tidak perlu lagi menduga duga, hasil swab inilah menjawab semua keresahan warga," ujar Gonggom. (Maria)

Komentar
Berita Terkini