Workshop USAID-Jalin Sumut,

Kampanye Kesehatan Ibu dan Anak Tanggungjawab Bersama

Administrator Administrator
Kampanye Kesehatan Ibu dan Anak Tanggungjawab Bersama
IST|Pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Workshop online yang dilaksanakan USAID-JAlin Sumatera Utara mengungkap, bahwa pengetahuan tentang kesehatan ibu melahirkan dan anak baru lahir menjadi kebutuhan yang mendasar dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa. Keberlanjutan program kampanye kesehatan ibu dan anak yang disuarakan sejak dua tahun lalu oleh USAID-Jalin, diharapkan menjadi program yang berkelanjutan di Sumatera Utara. Mengingat, daerah ini masih menduduki urutan ke lima terbesar kematian ibu dan anak pasca nipas. 

Dibuka oleh Manager Program USAID Jalin Sumut, Harry Masyrafah yang menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai program selama dua tahun di Sumatera Utara. Diantaranya melakukan komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah, pimpinan dan tokoh lintas agama lewat program-program pendidikan dan informasi kesehatan ibu dan anak.

Dikatakan Herry, meskipun nantinya program USAID-Jalin akan berakhir pada Desember 2020 di Sumut, diharapkan apa yang sudah dilakukan bisa berlanjut dan akan menjadi perhatian semua komunitas. Bahkan, lewat kerjasama dengan media dan influenzer diharapkan terus mengkampanyekan tentang kesehatan ibu dan anak yang sudah diprogramkan selama dua tahun terakhir.

Tokoh agama juga dinilai harus ambil peran penting dalam penyampaian informasi kesehatan ibu dan anak kepada masyarakat dalam waktu yang tidak terbatas.

Workshop dengan tema ‘Strategi Keberlanjutan dan Transisi Solusi Lokal Kampanye Kesehatan Ibu dan Anak’ ini juga diikuti oleh Pdt Hotman Hutasoit,STh dari PGI Sumut, ust Candiki Repantu tokoh agama, Aswan B Nasution Dinas Kesehatan Provinsi, PKK Sumut, MUI Sumut dan yang lainnya.

Secara paripurna, peserta Workshop menyepakati untuk terus melanjutkan program yang sudah dilakukan USAID Jalin untuk memberi pendidikan kesehatan ibu dan anak untuk masyarakat luas. “Kita pasti melaksanakan dan meneruskan program ini, sebagaimana yang sudah kita sepakati bersama dalam forum ini,” kata Fatni Sulani.

Untuk itulah, lanjut Pdt Hotman Hutasoit,STh pihaknya yang telah terlibat dalam program kampanye kesehatan ibu dan anak secara kelembagaan dengan USAID-Jalin menyadari perlunya informasi dan pengetahuan tersebut. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting.

Kampanye kesehatan ibu dan anak juga akan terus digelorakan di media konvensional, media online bahkan media sosial oleh para pekerja media sosial. Dengan membangun informasi maupun konten yang akan memberi pengetahuan kepada masyarakat pentingnya menjaga kesehatan ibu dan bayi pasca nipas jauh sebelum jadwal nipas. (Tap)

Komentar
Berita Terkini