Jasad Alumnus UI, Robinhot Sinaga Ditemukan Mengapung di Danau Toba

Administrator Administrator
Jasad Alumnus UI, Robinhot Sinaga Ditemukan Mengapung di Danau Toba
Ist|PelitaBatak

Taput (Pelita Batak) :
Kondisi tidak bernyawa, akhirnya Robinhot Sinaga (47) ditemukan dengan sejak menghilang Senin (23/1/2017). Seorang warga, Edo Rajagukguk (16), Sabtu (28/1/2017) menemukan jasad alumnus Universitas Indonesia (UI) ini mengapung di Danau Toba.

Awalnya Edo melihat sesuatu mengapung di Danau Toba yang hanya berjarak sekira 20 meter dari rumahnya.

"Pas aku keluar rumah, aku lihat ada yang mengapung di danau, lalu ku perjelas. Ternyata yang ngapung itu mayat, makanya langsung ku kasih tau ke warga lain," kata Edo.

Temuan itu selanjutnya diteruskan kepada petugas kepolisian dan Tim SAR. Tak menunggu lama, petugas yang sebelumnya masih meninggalkan peralatannya di bibir danau, langsung terjun dan mengevakuasi jasad Robinhot.

Jasad warga Desa Hutalottung, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini selanjutnya divisum ke RS terdekat sebelum kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab jatuhnya Robinhot ke Danau Toba. Namun dugaan sementara korban sengaja terjun ke Danau Toba alias bunuh diri.

Kenapa bunuh diri? Dugaan ini muncul ketika warga mendapati pesan berbahasa Batak yang ditinggalkan korban yang mengalami stres akibat kelumpuhan bertahun-tahun ini. Pesan bernada kekecewaan itu ditulis dalam sebuah kalender.

"Adong kursi roda alai dijual, mate nama au, (Ada kursi roda tapi dijual, mati sajalah aku)," demikian pesan tersebut.

Robinhot diketahui menghilang dari rumahnya pada hari Senin (23/1) malam. Pria lajang 47 tahun yang tinggal berdua dengan ibunya, Tiarma Rajagukguk (77), ini diduga sengaja menghilang pada malam hari agar tidak diketahui sang ibu.

Karena lumpuh, korban diduga meninggalkan rumah dengan cara merayap. Sebab, ditemukan rumput-rumput rebah di sekitar rumahnya menuju tebing yang berjarak 30 meter. Dia diduga meninggal dunia seketika setelah terjun dari tebing setinggi 5 meter.

Kematian Robinhot ini banyak disesalkan kerabat dan warga kampungnya. Sebab, korban dikenal cerdas dan pernah berkarier di sejumlah perusahaan, mulai dari Jakarta hingga ke Kalimantan, sebelum akhirnya kembali ke kampung halamannya. (sntc/TAp)
 

Komentar
Berita Terkini