JTP Foundation Menyumbangkan Masker di Taput

Administrator Administrator
JTP Foundation Menyumbangkan Masker di Taput
Jeje Tobing|PelitaBatak
H. Sipahutar, menerima bantuan Masker di depan Posko Swadaya masyarakat Banuaji II

Taput (Pelita Batak):

Anggota DPRD Sumut, Dr Jonius Taripar P. Hutabarat, S.Si, M.Si: yang lazim dipanggil JTP, lewat Yayasan Jaringan Tapanuli Peduli Bona Pasogit, yang merupakan salah satu yayasan yang berada dalam naungan JTP FOUNDATION, dalam dua hari ini secara long march, telah membagikan Masker pada warga dibeberapa Kecamatan di wilayah Taput.

Dimulai pada hari Rabu 15 April 2020, pembagian masker dibagikan di Kecamatan Sipahutar, Pangaribuan dan Garoga dan hari ini (Kamis 16 April 2020), team dari JTP Foundation kembali turun lapangan ke wilayah Kecamatan Adiankoting, dimana pembagian masker tersebut diawali dari Posko Swadaya, yang dibuat oleh warga, percis pada pintu masuk wilayah Desa Banuaji yang meliputi 3 Desa.

"Mauliate ma tu pak Dewan, amang JTP, ala dilehon do hape rohana tu hami marhite bantuan Masker, na memang susah dapot hami. (Terimakasih lah kepada Anggota Dewan, bapak JTP karena memberikan perhatian kepada kami warga lewat bantuan masker yang memang sangat susah kami dapat)," ujar H. Sipahutar, warga Desa Banuaji II, yang menerima bantuan masker tersebut.

Ketika awak media "Pelita Batak" bertanya, salah seorang anggota team, T Simanungkalit, menjelaskan bahwa pembagian masker kepada warga Taput akan dilakukan ke seluruh Kecamatan yang ada di Taput "sampai sejauh ini, baru empat Kecamatan yang sudah dijangkau, dan besok direncanakan membagikan masker di 3 wilayah Kecamatam yang ada di Pahae dan hari Senin minggu depan ( 20 April 2020) akan dilanjutkan ke Kecamatan Parmonangan, Siborong borong dan Muara," jelas Simanungkalit.

Lebih lanjut, Simanungkalit menjelaskan bahwa bantuan dari anggota dewan itu, diberikam semata mata karena JTP merasa sangat prihatin melihat warga Taput yang jarang memakai masker. 

"Memang kita akui bahwa untuk saat ini, untuk membeli masker team juga sangat kewalahan, dan karena stock yang terbatas itulah, maka kami kewalahan dan baru sedikit dapat kami bagikani, semoga kami dapat segera menyusulnya," jelas Simanungkalit sebelum melanjutkan pendistribusian ke wilayah desa lainnya. (JJ)

Komentar
Berita Terkini