Medan (Pelita Batak):
Beberapa hari terakhir, masyarakat Pargompulon, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara dihebohkan sosok misterius yang diduga menghisap darah ternak hingga mati. Sebelumnya, kejadian yang sama pernah terjadi di Rukshin, Ukraina Barat di tahun 2016 sialm.
Seperti dilansir Express, Rabu (6/7/2016), Ivan, petani dari Ukraina menemukan makhluk itu mengancam dan menguntit hewan di gudangnya larut malam pekan lalu. Ia memutuskan untuk membunuh makhluk tersebut dengan garpu rumput. Makhluk pengisap darah misterius yang dalam legenda disebut Chupacabra. Binatang aneh itu dilaporkan telah meneror penduduk selama berbulan-bulan dan meninggalkan ternak mati kehabisan darah.

Warga mengklaim binatang itu telah membobol kandang ayam dan kelinci sebelum membantai dan mengisap darah dari tubuh mereka. Beberapa bahkan mengatakan makhluk itu mampu melompati pagar setinggi 6 kaki. Dokter hewan telah mempelajari bangkai hewan itu tapi sejauh ini gagal untuk mengidentifikasinya.
"Hewan ini menyerupai rubah Afrika, tetapi gigi, leher, telinga, dan kaki mereka sangat berbeda. Kami tak bisa mengatakan makhluk apa ini sebenarnya," ujar Valeriy Dopiryak, Kepala Laboratorium Kedokteran Hewan setempat.
"Hewan ini tidak cocok dengan deskripsi dari setiap spesies yang dikenal," tambah Mykhailo Luschak, ahli satwa liar Ukraina.
Namun demikian, penduduk desa masih belum bisa tidur nyenyak. Pasalnya, masih ada satu ekor Chupacabra lagi yang menghantui penduduk.
Apakah ada kesamaan mahluk ini dengan yang sedang terjadi di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, masih harus menunggu hasil penelitian dan temuan di lapangan. (TAp)