Disdukcapil Sidimpuan Lakukan Pelayanan Keliling Adminduk

Administrator Administrator
Disdukcapil Sidimpuan Lakukan Pelayanan Keliling Adminduk
Saut Togi Ritonga|Pelita Batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Kreatifitas organisasi perangkat daerah melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi sangat penting di masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang merupakan dampak dari munculnya Covid 19.

Seperti halnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Padangsidimpuan melakukan pelayanan keliling terhadap administrasi kependudukan (Adminduk) masyarakat.

"Hingga kini Disdukcapil melakukan layanan keliling perekaman KTP-el di Desa/kelurahan di 6 Kecamatan se kota Padangsidimpuan."Ujar Plt Kadis Dukcapil Kota Padangsidimpuan Anisah Siregar S.Sos saat ditemui diruang kerjanya, Rabu 4 November 2020.

Disebutkannya, pelayanan keliling merupakan upaya jemput bola pihaknya untuk kepentingan Adminduk masyarakat yang tentu dengan mengedepankan Protokol Kesehatan Covid 19.

"Kita mendekatkan diri kepada masyarakat dalam hal melayani. Masyarakat yang jauh rumahnya dari kantor Disdukcapil serta rutinitas warga sehari-hari juga sedikit terbantu," ujar Anisa.

Khusus di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Anisah mengungkapkan masih banyak masyarakat di daerah itu yang belum merekam dokumen kependudukannya seperti Kartu keluarga, Akte Kelahiran dan Akte Kematian.

"Jumlahnya mencapai tiga ribuan lebih, karena itu, kita mendatangi langsung, memproses dan mencetak dokumen Kependudukan (KTP, KK, Akte Kelahiran dan Akte Kematian) untuk diserahkan langsung kepada masyarakat pada hari itu juga,"ujarnya.

Kemudahan pelayanan yang diberikan Pemerintah melalui Dukcapil ini mendapat antusias dan tanggapan positif dari masyarakat.

Anwar Shaleh (38) warga Hutakoje Padangsidimpuan Tenggara mengaku sangat terbantu dengan pelayanan keliling yang dilakukan petugas Dukcapil ke daerahnya.

Alasannya belum memiliki kelengkapan data kependudukan selama ini disebabkan jarak lokasi kantor Dukcapil dari rumahnya cukup jauh untuk melakukan pengurusan administrasi.

Sementara kondisi ekonomi yang memaksa harus bekerja tiap hari untuk memenuhi kebutuhan pangan menjadi kendala untuk meluangkan waktu.

"Untuk memenuhi kebutuhan sehari Hari kita harus bekerja tiap hari sehingga waktu luang untuk mengurus kelengkapan KK terkendala. Belum lagi biaya yang disiapkan seperti ongkos cukup mahal karena jarak dari rumah ke kantor Dukcapil jauh. Makanya kita sangat terbantu dengan adanya pelayanan keliling jemput bola yang dilakukan petugas pendataan ini," ujarnya.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini