Dipertanyakan Alokasi Anggaran Selama Tiga Tahun untuk Pembangunan STAKPN Silangkitang

Administrator Administrator
Dipertanyakan Alokasi Anggaran Selama Tiga Tahun untuk Pembangunan STAKPN Silangkitang
Freddy Hutasoit
Bukit lokasi Pembangunan STAKPN di Tarutung. Tampak dalam gambar tembok penahan yang dikerjakan selama tiga tahun anggaran
Tarutung(Pelita Batak): Anggaran besar dikucurkan untuk pembangunan Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN), selama tiga tahun, yakni 2012,2014 dan 2015. Akan tetapi item yang dibangun mengundang pertanyaan sebab hanya berkisar pematokan lahan dan pembuatan tembok penahan. Namun hasilnya hanya selalu longsor,dan pejabat terkait berdalih disebabkan bencana alam.

 

"Pada tahun 2012, DIPA pembangunan STAKPN sebesar 15 miliar, tahun 2014 sebesar 15 miliar, dan untuk tahun 2015 mendapat kurang lebih 15 miliar. Akan tetapi pembangunan di sana hanya pematokan dan pembuatan tembok penahan,sebab semua bangunan tembok penahan sebelumnya sudah roboh. Tetapi alasan pejabat bersangkutan karena bencana alam, tetapi dugaan kami, longsornya tembok penahan karena kualitas bangunan sangat rendah,dan lokasi tersebut berada di atas pasir gunung,"ujar Harapan Silalahi, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia ( LAKI), Kamis 17 November 2016.

 

Ketua STAKPN  belum berhasil dikonfirmasi hingga kini. "Ketua tidak berada di kantor, beliau lagi di luar kota," ujar seorang stafnya saat dijumpai di Kampus STAKPN.

 

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus Harley Davidson.Sik saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres AIPTU W Barimbing menyebutkan belum ada menangani masalah kegiatan pembangunan STAKPN. "Saya mengajak masyarakat maupun para LSM kiranya membantu kepolisian memberikan data dan informasi tentang pembangunan STAKPN selama tiga tahun mata anggaran. Sebab pihak kepolisian serius mengungkap kejahatan yang berbau korupsi,"katanya.(FH)

Komentar
Berita Terkini