Dalam 14 Hari, 8 Warga Sidimpuan Meninggal Akibat Covid 19

Administrator Administrator
Dalam 14 Hari, 8 Warga Sidimpuan Meninggal Akibat Covid 19
Ist|pelitabatak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Kurun waktu dalam waktu 14 hari atau dua pekan, jumlah warga Kota Padangsidimpuan yang meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mencapai 8 orang.

“Total warga yang meninggal sejak Pandemi Covid-19 sebanyak 28 orang. Adapun 8 kasus kematian di antaranya terjadi dalam waktu 14 hari terakhir."Ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sopian Subri Lubis, Rabu 2 Juni 2021.

Perkembangan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan dipublikasi setiap hari di akun media sosial Gesid Bersinar yang dikelola Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah bersumber dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan Pemko Padangsidimpuan yang menyajikan angka kematian, kasus Probable, Suspek, Konfirmasi dan Sembuh.

Kadis Kesehatan mengungkapkan, data perkembangan tanggal 18 Mei 2021 yang menunjukkan jumlah warga Kota Padangsidimpuan meninggal akibat Covid-19 masih 20 orang. Sementara pada 1 Juni 2021 sudah 28 orang atau bertambah 8 orang.

Perkembangan lainnya, pada 18 Mei 2021 jumlah kasus Probable nihil, Suspek nihil dan Konfirmasi 30. Sedangkan jumlah pasien yang pernah positif Covid-19 dan sembuh sejak masa Pandemi sebanyak 377 orang.

Sementara perkembangan pada 1 Juni 2021, jumlah kasus Probable nihil, Suspek 1 dan Konfirmasi 27. Jumlah pasien yang pernah positif Covid-19 dan sembuh sejak masa Pandemi sebanyak 420 orang.

Artinya, jumlah warga Padangsidimpuan yang pernah positif atau Konfimasi Covid-19 sejak masa Pandemi sudah mencapai 475 orang. Dengan rincian 28 meninggal, 420 sembuh dan 27 masih menjalani isolasi serta pengobatan. Selain itu masih ada satu kasus Suspek.

“Virus Corona nyata adanya dan sudah banyak makan korban jiwa. Mari jaga diri dan orang-orang di sekitar kita agar tidak tertular. Caranya, selalu menerapkan Protokol Kesehatan di setiap aktifitas,” kata Kadis Kesehatan.

Menjawab pertanyaan apakah ada warga yang sudah disuntik vaksin tetapi masih tertular Covid-19, Sopyan Subri mengatakan sampai saat ini belum ada menemukannya.(STR)

Komentar
Berita Terkini