Bupati Tapsel Ajak ASN Dan Masyarakat Tunaikan Zakat

Administrator Administrator
Bupati Tapsel Ajak ASN Dan Masyarakat Tunaikan Zakat
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Bupati Tapsel Ajak ASN Dan Masyarakat Tunaikan Zakat

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :

Bupati Tapanuli Selatan H Dolly Pasaribu, SPt MM, bersyukur atas adanya anjuran agama berupa rukun Islam keempat yakni, zakat yang mengajarkan kepada pengikutnya untuk saling berbagi kepada sesama sesuai yang disyariatkan.

Dalam ajaran Islam itu tidak menyukai bila harta itu mengendap. Namun mengajarkan bahwa harta itu bersifat produktif, mengalir dari satu pihak ke pihak lain yang membutuhkan.

“Ke depan, kami menghimbau ASN maupun PNS yang beragama Islam di lingkungan Pemkab Tapsel, agar penghasilan mereka diatur sedemikian rupa agar bisa berbagi melalui unit-unit pengumpul zakat dalam hal ini Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapsel." ujar Dolly disela acara penyaluran Baznas kepada Mustahiq (penerima zakat) di Masjid Al Ittihad, Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapsel, Selasa 11 Mei 2021.

Dolly berpesan agar di dalam diri setiap Mustahiq (penerima zakat) ditanamkan tekad agar suatu saat keadaan dirinya bisa lebih baik sehingga kelak bisa menjadi pemberi zakat (Muzakki). 

Dengan usaha maupun upaya sekuat tenaga dalam memperbaiki hidup, suatu saat Mustahiq akan naik derajatnya menjadi Muzakki demi kemakmuran kemaslahatan umat Islam, terlebih bagi masyarakat Tapsel.

Ia sangat mendukung penuh pengumpulan zakat melalui Baznas agar dapat berlangsung lebih baik lagi sehingga semakin banyak masyarakat Tapsel yang terbantu. Sebab Dolly menilai, para ASN memiliki kemampuan untuk membayar zakat, infak, dan sedekah demikian juga setiap anggota masyarakat yang memiliki kemampuan untuk diajak menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan.

Konsep harta yang diperoleh menurut ajaran agama Islam, bahwa di setiap rezeki seseorang, sebut Dolly, pasti ada hak bagi orang-orang yang membutuhkan. Sehingga ketika harta itu diperoleh dari jalan yang benar, maka harus disalurkan pula dengan yang benar sesuai ajaran agama Islam.

Pada kesempatan itu, Dolly mengaku, saat hendak berwudhu di Masjid Al Ittihad itu agak sedikit kesulitan. Kemungkinan, keadaan itu juga dirasakan oleh sebagian jamaah yang sehari-hari salat di masjid tersebut. Kemudian, kamar mandi di masjid itu juga perlu diperbaiki serta dibersihkan.

“Saya melihat bak di kamar mandi masjid itu kosong. Tentulah akan kesulitan untuk istinja’ (bersuci sebelum salat). Untuk itu, saya mengimbau jamaah yang sering salat fardhu wajib di Masjid Al Ittihad mulailah sering-sering bergotong royong. Sebab jika masjid bersih, tentu jadi cermin bahwa, jamaah memuliakan rumah Allah.

Termasuk di balik mimbar (podium) masjid, Dolly melihat ada buku-buku yang agak berserak kondisinya. Jika memang buku itu sudah tidak bisa dipakai lagi, maka menurutnya sudah layak dibersihkan supaya terlihat lebih elok.

Untuk persoalan ini, Dolly meminta agar tidak perlu saling menyalahkan. Namun yang terpenting di dalam diri setiap jamaah perlu miliki rasa tanggungjawab sebagai seorang Muslim. Tidak perlu harus mewah, yang terpenting kebersihannya sehingga membuat orang lain merasa nyaman serta betah berlama-lama untuk salat ataupun i’tikaf di masjid.

“Mohon maaf sekali lagi, ini perlu saya sampaikan kepada kita semua agar bisa memakluminya. Dan selanjutnya ditindak-lanjuti dengan bergotongroyong, untuk kenyamanan jamaah masjid," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tapsel, Drs H Ihwan Nasution mengatakan, adapun sumber zakat yang diserahkan itu berasal dari zakat profesi para ASN se-Kabupaten Tapsel beragama Islam yang dikumpulkan Baznas. 

Setelah dikumpulkan oleh Baznas, maka zakat tersebut diserahkan ke Mustahiq pada hari-hari besar agama Islam, baik itu di bulan Ramadan, Muharram, Maulid, maupun Isra’ Mi’raj.

Untuk diketahui, adapun bantuan dari Baznas Provinsi Sumut yakni, sebesar Rp.400 ribu dan diserahkan kepada 13 orang Mustahiq. Sedangkan bantuan dari Baznas Tapsel yakni sebesar Rp.300 ribu dan diserahkan kepada 20 orang Mustahiq.

Turut hadir, Kadis Ketenagakerjaan Arman Pasaribu, Kadis Kominfo Inganan Dalimunthe, Camat Muara Batang Toru Abdul Gani Lingga, serta MUI dan KUA Kec. Muara Batang Toru, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus Baznas Tapsel. (STR)

Komentar
Berita Terkini