ASN Labuhanbatu Belum Gajian

Administrator Administrator
ASN Labuhanbatu Belum Gajian
ist|pelitabatak
Ilustrasi
Labuhanbatu (Pelita Batak):
Pemkab Labuhanbatu kembali diterpa isu miring. Setelah disebut-sebut bangkrut, kini sejumlah ASN mengaku belum menerima gaji bulan Februari 2020, walaupun sudah dipenghujung pekan pertama.

Tentu, kondisi mirisnya situasi keuangan Pemkab Labuhanbatu, membuat kegelisahan sejumlah ASN di kabupaten yang telah dimekarkan tersebut.

Menurut IS (50) ASN di salahsatu OPD, Kamis (6/2/2020), gaji yang belum diterima mereka menimbulkan keresahan, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di keluarganya.

"Beruntung bagi yang memiliki pendapatan lain. Kalau saya cuma itu yang diharapkan," keluhnya ketika bertemu di Rantauprapat.

Biasanya, IS sudah dapat menikmati haknya sejak beberapa hari yang lalu. Namun, kini dia masih heran apa penyebab gaji mereka belum dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal senada diungkapkan BD (58) seorang ASN berbeda OPD. Karena khawatir akan sesuatu hal, dirinya tidak memiliki keberanian mempertanyakan penyebab gajinya tidak kunjung dibayarkan.

“Takut juga nanyanya, entar ada apa-apa pula sama kita. Apalagi saya mendengar isu keuangan Labuhanbatu sedang gawat," bebernya.

Diakui ayah empat anak itu. Akibat belum dibayarkannya hak mereka, beberapa kegiatan sekolah anaknya tergendala. "Seharusnya saya sudah bayar uang les dan latihannya. Malu juga jadinya," ujarnya.

Sementara, Sekda Labuhanbatu, Ahmad Muflih ketika dimintai tanggapan penyebab maupun kebenaran telatnya pembayaran gaji ASN, hingga kini belum berkomentar, walau pesan via WhatsApp yang dikirim tertanda diterimanya.

Sebelumnya, sejumlah media mempublikasikan bahwa puluhan paket proyek fisik tahun 2019 yang telah selesai dikerjakan, hingga kini belum dibayarkan. Katanya, itu disebabkan kritisnya kondisi keuangan Pemkab Labuhanbatu.

Namun jauh sebelumnya, Sekda Labuhanbatu, Ahmad Muflih menerangkan, faktor rekanan belum menerima uang proyek dikarenakan kesiapan administrasi yang disediakan rekanan, belum mendukung.

Labura dan Labusel Tidak Ada Masalah

Kondisi murung para ASN di Pemkab Labuhanbatu ternyata tidak dirasakan oleh abdi negara yang bertugas di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhanbatu Utara (Labura).

Bagaimana tidak, dua kabupaten hasil pemekaran dari Labuhanbatu sekitar tahun 2008 silam tersebut, ternyata tidak memiliki masalah ataupun kendala terkait pembayaran gaji ASN.

Kadis Kominfo Pemkab Labusel, M Irsan Arini maupun Kadis Kominfo Pemkab Labura, Sugeng dihubungi terkait hak ASN setiap bulannya, mengaku tidak terjadi sendatan pembayaran gajinya.

Kedua pejabat bidang komunikasi tersebut mengakui, gaji ASN untuk bulan Januari maupun Februari tahun 2020 sudah dibayarkan. "Sudah dibayarkan, kita tidak ada gendala," begitu pengakuan Irsan maupun Sugeng. (TAp|J)
Komentar
Berita Terkini