AKP Napsanto SH Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Kecamatan Porsea

Administrator Administrator
AKP Napsanto SH Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Kecamatan Porsea
Maria Sitorus | Pelita Batak
Tobasa (Pelita Batak):
Bertempat di Lapangan Kantor Camat Porsea Senin, 17 Juni 2019 di gelar Upacara Apel Kesadaran Nasional Tingkat Kecamatan Porsea,acara dimulai dari pukul 08.00 Wib.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolsek Porsea AKP Nafsanto SH, perwira upacara Pelda M.Sitorus,komandan upacara Serka RM Nainggolan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Camat Porsea Robert Manurung,Danramil 013 Porsea Inf T.Lumban Toruan serta para Kepala Desa se- kecamatan Porsea serta para peserta upacara dari berbagai pleton TNI -Polri,staf kecamatan,RSUD Porsea,Puskesmas Porsea,Kelurahan Porsea.

Dalam arahannya Kapolsek Porsea AKP Napsanto SH mengatakan bahwa upacara yang kita selenggarakan bukan sebagai formalitas belaka karena upacara dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional ini seyogyanya memiliki nilai yang sangat luhur dalam membangkitkan semangat dan mengingatkan kita sebagai abdi masyarakat yang mempunyai fungsi utama yaitu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Dengan Hari Kesadaran Nasional ini, setiap aparatur negara bisa menyadari dirinya sebagai pelayan masyarakat dan bisa mengembangkan semangat patriotisme kebangsaan.

"Mudah-mudahan dengan upacara ini, bisa memberikan kesadaran kepada seluruh aparatur negara, terlebih kepada siswa/pelajar agar menumbuh kembangkan rasa nasionalisme  bahwa dalam mencapai kemerdekaan dibutuhkan pengorbanan yang tinggi, tanpa perjuangan kita tidak bisa menikmati kemerdekaan", katanya

Kita bersama masyarakat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Untuk mewujudkan fungsi pelayanan tersebut setiap aparatur pemerintahan khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Banjar harus meningkatkan kemampuan dan pemahaman dari setiap peraturan. adanya penyimpangan dalam praktek pelayanan masyarakat tidak hanya disebabkan oleh faktor kesengajaan namun sering terjadi karena adanya salah prosedur administrasi dan bedanya pemahaman terhadap peraturan. oleh karena itu saya menghimbau kepada setiap aparatur pemerintah agar dapat memahami sebuah peraturan dengan baik. Melalui berbagai sosialisasi, bintek, dan penandatangan pakta integritas yang telah dan akan kita lakukan. Saya  berharap kesalahan- kesalahan pemahaman tersebut bisa hilang sehingga pelayanan kepada masyarakat pun bisa diberikan secara maksimal.

"Semoga dengan momentum peringatan hari keadaran nasional ini kita mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kita sebagai aparatur negara sehingga good government dan clean government dapat terwujud di lingkungan Kecamatan ini," katanya. (Maria Sitorus)
Komentar
Berita Terkini