9 Jenazah Korban Longsor Di Areal PLTA Batangtoru Sudah Ditemukan

Administrator Administrator
9 Jenazah Korban Longsor Di Areal PLTA Batangtoru Sudah Ditemukan
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
9 Jenazah Korban Longsor Di Areal PLTA Batangtoru Sudah Ditemukan

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :

Hingga hari keempat pencarian korban longsor di areal PLTA Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan, oleh tim terdiri dari BPBD, TNI, Polri, SAR dan PT. Nort Sumatera Hydro Energi (NSHE) sudah menemukan sembilan jenazah. 

Kabag Humas Setdakab Tapsel Isnut Siregar kepada wartawan, Senin 3 Mei 2021 mengatakan, korban yang ditemukan langsung dievakuasi ke RSUD Tapsel di Sipirok dan diotopsi. Lima jenazah sudah teridentifikasi dan dimakamkan.

Isnut mengatakan, longsor terjadi Kamis (29/4) sekitar pukul 18.30 WIB. Forkopimda dan manajemen NSHE langsung menggelar rapat koordinasi, menentukan langkah-langkah yang dilaksanakan dalam pencarian maupun evakuasi korban bencana.

Jumat (30/4) sekitar pukul 08.30 WIB, di dalam tumpukan tanah longsor ditemukan tiga korban dalam keadaan meninggal dunia. Langsung dievakuasi untuk identifikasi di RSUD Sipirok. Besoknya dimakamkan di Desa Pangurabaan Kecamatan Sipirok.

Pada Minggu (2/5) timTim menelusuri Sungai Batangtoru dan menemuka dua jenazah di wilayah Mabang, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru. Berjarak 20 kilometer dari lokasi longsor.

Senin (3/5) dini hari sampai siang, tim penelusur Sungai Batangtoru menemukan empat jenazah dan semuanya telah dievakuasi ke RSUD Tapsel di Sipirok. Dari lokasi longsor di area kerja PLTA Batangtoru ke tempat penemuan jenazah berjarak 20 sampai 30 kilometer.

Pukul 02:30 WIB, tim menemukan mayat anak-anak dengan kondisi tubuh hancur di Partupangan, Desa Hutaraja , Kecamatan Muara Batangtoru. Setengah jam kemudian, berjarak 2 KM, tim menemukan mayat laki-laki sangkut di sawit pinggir sungai.

Kemudian pukul 11:30, tim menemukan mayat di pinggir sungai dengan kondisi kepala tinggal separoh lengkap dengan telinga dan bahu kanan. Pukul 13:00, tim menemukan mayat mengapung di Lingkungan I Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur.

“Enam jenazah ditemukan di Sungai Batangtoru yang melintasi kecamatan Marancar, Batangtoru, Muara Batangtoru dan Angkola Sangkunur hingga Pantai Barat Samudera Indonesia," ujar Isnut.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, sebutnya, sangat berduka dan telah meminta BPBD bersama unsur tim pencarian lainnya bekerja semaksimal mungkin. Kemudian tim harus tetap waspada terhadap bahaya yang mengancam keselamatan diri dan jiwa.(STR)

Komentar
Berita Terkini