4 Warga Poso Korban Pembunuhan Sadis MIT, Perkumpulan Horas Bangso Batak Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

Administrator Administrator
4 Warga Poso Korban Pembunuhan Sadis MIT, Perkumpulan Horas Bangso Batak Pertanyakan Keseriusan Pemerintah
Ist|pelitabatak

Medan (Pelita Batak):

Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani gerakan terorisme di Indonesia. Masih terjadinya pembunuhan sadis yang menelan 4 orang korban di Poso, menimbulkan keraguan di tengah masyarakat akan keseriusan pemerintah dalam menumpas terorisme.

"Ada apa sebenarnya, kita adalah negara yang besar. Kenapa tidak bisa menumpas gerakan-gerakan terorisme ini," kata Ketua Umum HBB Lamsiang Sitompul SH MH kepada media, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya, sudah tidak saatnya pemerintah hanya mengajak warga untuk tidak terprovokasi dengan teror yang terjadi. "Warga butuh keseriusan pemerintah, bukan hanya narasi untuk mengajak, harus ada kepastian," kata Lamsiang.

Untuk itulah, Lamsiang berharap kepada lembaga terkait seperti BNPT, TNI dan Polri agar terus berupaya untuk membersihkan jaringan-jaringan terorisme di Indonesia. "Kita apresiasi kinerja lembaga terkait khususnya para personil yang ada di lapangan. Kita harapkan agar ada strategi yang lebih konkrit dari pemerintah agar tidak lagi terulang aksi-aksi yang melukai hati masyarakat," katanya.

Selanjutnya, kata Lamsiang, kepada masyarakat tetap diimbau agar menanamkan jiwa patriotisme dan cinta bela negara. Dengan mencintai negara, diyakini seluruh masyarakat akan lebih peduli terhadap sekitarnya. 

"Mari sama-sama menjaga lingkungan kita, jangan sampai kita kecolongan, aksi teror bisa terjadi dalam lingkungan kita," katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  terjadi pembantaian dan perampokan yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Lembah Napu, Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (11/5/2021). Kabid Humas Polda Sulteng Didik Supranoto mengatakan, aksi teror yang dilakukan MIT Poso kali ini untuk menakut-nakuti warga di Desa Kalimago.(*)

Komentar
Berita Terkini