'Peduli Sumut' Kembali Bagikan Paket Sembako untuk Tuna Netra Terdampak Covid-19

Administrator Administrator
'Peduli Sumut' Kembali Bagikan Paket Sembako untuk Tuna Netra Terdampak Covid-19
Adol Frian Rumaijuk| Pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Ratusan warga Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Sumatera Utara memperoleh paket sembako dari 'Peduli Sumut', Sabtu (08/08/2020). Pembagian sembako ini merupakan kali ke tujuh dilakukan 'Peduli Sumut' yang merupakan sumbangsih dari para tokoh Kristen yang dikoordinir Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI), Fokus GBI Rumah Persembahan dan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI).


Pembagian sembako dilakukan di GBI Rumah Persembahan Jl Jamin Ginting yang dihadiri oleh Dr RE Nainggolan MM, Pdt Bambang R Jonan, ketua PGLII Sumut Pdt Eddy Prajitno, Koordinator Kemanusiaan YSKI drg Annita, Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, Ketua GAMKI Medan Parulian Tampubolon, Wakil Ketua PWKI Medan, sejumlah tokoh diantaranya Handoko, Nabari Ginting dan yang lainnya.


Dalam sambutannya, Dr RE Nainggolan MM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian kepedulian para tokoh Kristen bagi warga yang terdampak secara ekonomi di masa Pandemik Covid-19 ini. Semua aspek kehidupan turut terkena dampak tanpa terkecuali. "Saat ini, kita melihat bahwa lewat kebersamaan ini hendaknya ke depan kita terus saling bergandengan tangan. Melakukan yang terbaik bagi sesama,"  katanya.


Pemberian sembako bekerjasama Lembaga Gereja dan Lembaga Keumatan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Seluruh warga Pertuni yang hadir diwajibkan mencuci tangan, kemudian menggunakan desinfektan.


Disampaikan Jadi Pane, SPd, MM bersama Pdt Yansen Lase selaku sekretariat 'Sumut Peduli', mengatakan bahwa paket sembako yang dibagikan kali ini berupa beras, minyak goreng, gula, telor, mi instan dan uang transport.


Lewat kegiatan ini dipesankan, meski saat ini diberlakukan kehidupan dengan pola baru, diharapkan seluruh warga mematuhi anjuran pemerintah. Menjaga kebersihan dan kesehatan diri saat melakukan aktivitas. (TAp)

Komentar
Berita Terkini