Martuani : Merubah Menjadi Lebih Baik

Administrator Administrator
Martuani : Merubah Menjadi Lebih Baik
Courtesy Tribun Medan
Martuani Sormin dan istri

Oleh Bachtiar Sitanggang


Selamat tahun baru 2020, selamat menikmati berkat Tuhan sekaligus menapaki tahun yang baru dengan penuh semangat dan tekad untuk berbuat lebih baik lagi dari tahun lalu.

Kita prihatin dengan kondisi lingkungan di sekitaran ibukota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi yang hampir lumpuh, luluh lantak akibat banjir dan genangan air melanda berbagai kawasan pemukiman, pusat perdagangan dan fasilitas umum dengan segala akibat dan turutannya yang menyisakan puing-puing kerugian. Ribuan rumah dari berbagai kelas terimbas genangan air, termasuk harta benda terutama perabotan rumah tangga hancur sampai barang mewah.


Kejadian itu menjadi pelajaran dan koreksi bagi pemerintah mengelola lingkungan dan member ijin-ijin, juga bagi pengusaha dalam membangun dan berbisnis supaya memperhitungkan daya dukung lingkungan, tidak hanya mengejar untung.


Sebenarnya, peringatan serupa sudah ada di Sumatera Utara, banjir bandang dan tanah longsor sudah sering terjai. Untuk itu penegakan hukum dan pemanfaatan hasil penelitian dan kajian ilmiah perlu dalam mengelola gugusan bukit barisan sekitar Danau Toba serta kawasan hutan yang telah gundul puluhan tahun lalu.


Pemulihan kehidupan di Sumut tertuju kepada Kapolda baru Irjen Pol. Martuani Sormin M.Si sebab dengan sentuhan kasih dia akan lebih mudah mengatasi masalah dibanding pendekatan kekuasaan sebagaimana orang lain. 

Kita terkesan dengan ucapan Martuani saat pisah sambut dengan Komjen Pol. Agus Adrianto 28 Desember lalu di mana Martuani tulus mengatakan: "Kami bukanlah yang terbaik, tetapi kami akan berusaha untuk merubah menjiadi lebih baik".


Sumut memang baik, tetapi masih bisa lebih baik lagi. Kata-kata "semua urusan mesti uang tunai" sudah mulai berkurang, tetapi "ini Medan Bung" masih tercermin dari cara bertindak pemimpinnya. 

Persoalan baru di era demokrasi setelah reformasi di Sumut (sebenarnya penyakit di seluruh Indonesia) yaitu money politik, walaupun ada Tim Gabungan Penegak Hukum Terpadu saat Pemilu masalah money politik seolah jadi musim panen, sebab para politisi dan para calon "menebar" dana untuk meraup suara, benar atau tidak para pemeran yang tahu.


Agar kualitas pemimpin dan perwakilan rakyat di Sumut semakin bermutu kebiasaan "beli suara", "togu-togu ro", "serangan fajar" dan berbagai cara lain termasuk "politik identitas" harus dihentikan. Kualitas kebangsaan kita akan semakin meningkat apabila masyarakat terbebas menentukan pilihannya dari keterpengaruhan uang dan jual beli suara. 


Di ruangan ini pula pernah kita kemukakan bahwa kehadiran Martuani dapat membawa angin segar dalam pembentukan Provinsi Tapanuli atau apapun namanya, sebab Provinsi Sumatera Utara terlalu lebar sehingga ada wilayah ternomor duakan, yaitu pantai Barat dan pegunungan.


Dengan sentuhan kasih Martuani, luka-luka lama akan dapat terobati, tercerin dari ucapannya "kami bukan yang terbaik, tetapi kami akan berusaha untuk merubah menjadi lebih baik" sangat bermakna luas tidak hanya sebagai Kapolda tetapi lebih dari itu yaitu mencari akar permasalahan yang dikandung masyarakat Sumut dan memberi solusi penyelesaiannya.


Sebagai Kapolda dapat melihat kebutuhan masyarakat Sumut, di bidang penegakan hukum tdan sarana pendukung di kabupaten pemekaran belum sesuai standar seperti kantor-kantor Polisi, Kejari dan PN dan Lembaga Pemasyarakatan. Lapas di Pangururan sejak tahun 50-an (atau sejak jaman Belanda) sampai sekarang masih diapit  rumah penduduk.


Kita tidak membandingkan Martuani dengan  Kapolda pendahulunya tetapi membedakannya, karena dia tahu karakter orang dan kampungnya sehingga dengan mudah dapat mengidentifikasi penyakit yang terlihat dan yang tidak terlihat di masyarakat.  


Kiranya semua pihak mendukung Martuani dalam upayanya yang berusaha untuk merubah menjadi lebih baik masyarakat dan daerah Sumut. Selamat bekerja.***

Penulis adalah wartawan senior dan advokat berdomisili di Jakarta.

Komentar
Berita Terkini