Polres Humbang Hasundutan Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak Kandung

Administrator Administrator
Polres Humbang Hasundutan Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak Kandung
Rikjon Simanullang |Pelita Batak
Polres Humbang Hasundutan Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak Kandung

Humbang Hasundutan (Pelita Batak):

Sat Reskrim Polres Humbahas melakukan Pengungkapan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan GT, umur 40 Tahun, Laki laki, khatolik, Petani, alamat Desa Sionom Hudon Tonga Kec. Parlilitan Kab. Humbahas terhadap anak kandungnya sendiri YT, umur 12 Tahun, Perempuan, khatolik, Ikut Orang Tua alamat Desa Sionom Hudon Tonga Kec. Parlilitan Kab. Humbahas, Rabu (11/05/2022).

Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimim, S.I.K, M.H melalui Kasat Reskrim IPTU S. Maruli T. Purba Tanjung, S.H menjelaslan kronologi kejadian yaitu pada hari Minggu tanggal 01 Mei 2022, sekira pukul 08.00 Wib korban datang ke tempat tinggal ibunya yang terletak di Desa Pardomuan Laembulan Kec. Sitolu Tali Urang Julu Kab. Pak-Pak Bharat. Sambil menangis korban menceritakan kepada ibunya bahwa ia telah disetubuhi oleh ayah kandungnya sebanyak 10 (sepuluh) kali di rumah orang tua pelaku di Desa Sionom Hudon Tonga Kec. Parlilitan. Mengetahui hal tersebut kemudian ibu korban datang ke Polres Humbahas untuk membuat laporan pengaduan.

Selanjutnya Sat Reskrim Polres Humbahas pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2022, sekitar pukul18.30 Wib berhasil melakukan penangkapan terhadap GT di gubuk perladangan di Desa Sionom Hudon Tonga Kec.Parlilitan Kab.Humbahas yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Humbahas IPTU Master Purba Tanjung bersama dengan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Humbahas dan Personil Polsek Parlilitan. Kemudian tersangka diamankan dan dibawa ke Polres Humbahas untuk proses lebih lanjut, ujar Kasat Reskrim yang baru menjabat 3 minggu di Polres Humbahas.

Dari hasil keterangan Tersangka kepada Penyidik, bahwa ia tega melakukan hal tersebut karena sering dipengaruhi minuman alkohol sampai mabuk.

Terhadap pelaku dikenakan pasal 76 D Yo Pasal 81 ayat (1) Yo Pasal 81 ayat (3) UU RI Nomor 35 tahum lln 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak, dan telah dilakukan penahahan di Rutan Polres Humbahas.

Tersangka GT dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15(lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) dan karena dilakukan oleh orang tuanya sendiri, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (Rikjon Manullang)

Komentar
Berita Terkini