Pdt Dr Albertus Patty: Perempuan Gereja Lawan Radikalisme dan Diskriminasi

Administrator Administrator
Pdt Dr Albertus Patty: Perempuan Gereja Lawan Radikalisme dan Diskriminasi
Martin
Para pembicara

Weetabula, Tambolaka(Pelita Batak): Ketua PGI Albertus Patty menyebutkan dengan memilih demokrasi, bangsa  Indonesia bisa mengontrol pejabat dan  penguasa, mencegah anarkisme masyarakat. Kemudian, mencegah diskriminasi terhadap siapa pun atau atas nama apa pun, serta mendorong partisipasi rakyat, termasuk partisipasi perempuan.


" Teologi dan kebijakan-kebijakan diskriminatif harus dilawan. Ini harus dimulai dari gereja! Gereja harus serius menggumuli berbagai persoalan, terutama menjaga demokrasi. 

Jangan haramkan politik! Sebaliknya, berdayakan warganya, termasuk perempuan, untuk berpartisipasi dalam politik atau apa pun. Kita harus melawan diskriminasi, termasuk terhadap kaum perempuan, demi keadilan, kesetaraan dan perdamaian di bumi ini," paparnya ketika membahas Demokrasi dari Prespektif Teologis, pada Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) Pra-Sidang Raya PGI dengan tajuk "Peran Perempuan dalam Demokrasi", di Gereja Kristen Sumba Jemaat Mata, Weetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin (4/11). Hadir pembicara yang lain Puansari Siregar, Institute Leimena (Demokrasi Indonesia dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika Dalam Konteks NKRI), Prof. Dr. Musdah Mulia, M.A, Dosen UIN Syarif Hidayatullah, 

Jakarta (Perempuan dan Demokrasi).


Kaum perempuan menurutnya harus berkontribusi melawan radikalisme, diskriminasi terhadap kaum minoritas, eksploitasi buruh, perbudakan, korupsi dan eksploitasi alam.(**)

Komentar
Berita Terkini