YSKI Kembali Bagikan Makanan Pendamping untuk 500 Balita dan Ibu Hamil di Cinta Damai Helvetia

Administrator Administrator
YSKI Kembali Bagikan Makanan Pendamping untuk 500 Balita dan Ibu Hamil di Cinta Damai Helvetia
IST|Pelita Batak
Pembina YSKI Dr RE Nainggolan MM saat menyerahkan Makanan Pendamping secara simbolis

Medan (Pelita Batak):

Seiring dengan upaya pemerintah Kota Medan menekan jumlah anak stunting, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI), kembali melakukan bakti sosial untuk membagikan makanan pendamping di Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (6/6/2022). Sebanyak 500 paket makanan pendamping untuk anak dan Ibu hamil dibagikan di Kantor Lurah Jl. Mesjid.


Pembina YSKI Dr. RE. Nainggolan, MM yang didampingi Koordinator Kemanusiaan YSKI drg. Annita dan tim relawan mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya agar masyarakat di Kota Medan semakin peduli akan pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dalam kandungan. "Saat ini pemerintah sedang fokus menekan angka anak lahir dalam kondisi stunting, hal ini yang membuat kami hadir di sini sesuai dengan inisiatif ibu Lurah kita yang tetap peduli kepada masyarakatnya, Ibu Syena. Kami berharap, para orangtua semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dalam kandungan," ujar Mantan Sekdaprov Sumut itu dalam acara penyerahan makanan pendamping kepada anak-anak disaksikan Lurah Cinta Damai Syena dan perangkat Kelurahan.


Untuk itulah, lanjut RE Nainggolan, YSKI juga menggandeng Yayasan BUMN untuk Indonesia dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. "Ada banyak donatur yang tetap terlibat dan mau memberikan perhatian bagi warga kita. Khususnya dalam bimbingan Pembina Utama bapak Pdt. Dr. Bambang Jonan yang senantiasa mendorong kami menjangkau warga masyarakat di Medan bahkan Sumatera Utara yang membutuhkan," katanya.

Lurah Cinta Damai Syena juga mengatakan, dengan adanya makanan pendamping akan menambah kecukupan gizi anak-anak saat tumbuh kembang sejak berada dalam kandungan. Maka itu, makanan pendamping yang diterima masyarakat agar dimanfaatkan sebaik mungkin. Dimana ada makanan pendamping yang diterima sesuai dengan dosis peruntukan menurut usia anak.


"Semua kita harus ambil bagian, peduli terhadap masa depan anak-anak yang akan lahir dan yang sudah lahir. Angka stunting di Kota Medan masih ada, maka nya kita harus turut mendukung pemerintah untuk menekan angka stunting. Tanpa dukungan semua warga masyarakat, pemerintah akan sulit menuntaskannya," kata Syena.

Syena juga mengajak seluruh warga untuk tetap peduli terhadap kebersihan lingkungan. Karena kecukupan asupan gizi terhadap anak tanpa dibarengi dengan lingkungan yang bersih, juga akan sia-sia. "Jadi semua harus bersinergi," ajak Syena yang dijawab para anak dan Ibu yang hadir. (Tap)

Komentar
Berita Terkini