Walikota Sidimpuan Himbau Masyarakat Antisipasi Banjir

Administrator Administrator
Walikota Sidimpuan Himbau Masyarakat Antisipasi Banjir
Saut Togi Ritonga| Pelita Batak
Walikota Sidimpuan Himbau Masyarakat Antisipasi Banjir

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Banjir dan longsor umumnya terjadi ketika memasuki musim penghujan seperti saat sekarang ini, karena itu, Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengajak masyarakat untuk melakukan antisipasi sehingga tidak terjadi bencana banjir yang sangat tidak diinginkan.

" BMKG menyampaikan perkiraan kota Padangsidimpuan akan mengalami intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa waktu ke depan. Karena itu telah kita mintakan OPD terkait untuk melakukan antisipasi dan tentunya tidak akan terwujud bila tanpa dukungan dari masyarakat. "Ujar Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH didampingi Kalak BPBD Arpan Harapan Siregar, Kadis Sosial Zupri Nasution, Kasatpol PP Zulkifli Lubis dan Kabag Prokopim Nurcahyo Budi Susetyo di aula kantor Walikota, Rabu 15 Desember 2021.

Di instruksikan, BPBD dan dinas terkait bersama sama camat dapat mengambil langkah jangka pendek, menengah dan panjang dalam penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah kerjanya masing masing. Di antaranya dengan melakukan tindakan meningkatkan edukasi budaya sadar bencana kepada masyarakat melalui pembersihan drainase atau saluran air dan tidak membuang sampah ke parit ataupun sungai.

" Setiap kejadian agar melaporkan hasil pelaksanaan penanggulangan bencana di wilayahnya sebagai bahan tindak lanjut sebab melindungi masyarakat dari bencana sudah menjadi kewajiban pemerintah dalam melayani dan memberikan pelayanan terbaik buat warga,"Ujar Irsan.

Sementara terkait bencana banjir yang terjadi pada Selasa (14/12), Irsan mengatakan oleh intensitas hujan pada hari itu sangat tinggi merata hampir di seluruh wilayah Kota Padangsidimpuan sehingga sungai dan drainase meluap hingga air menggenangi badan jalan, permukiman warga bahkan menggerus bantaran sungai.

Dikatakannya, sedikit nya ada 15 titik lokasi terkena bencana yang tengah ditanggulangi penanganannya oleh tim dari Pemko Padangsidimpuan bekerjasama dengan TNI dan Polri. "Kita pastikan, tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil untuk sementara mencapai rp.1,5 Miliar. Angka ini belum final, karena BPBD masih melalukan pendataan."pungkas Irsan.

Untuk bangunan bertingkat yang roboh di kelurahan timbangan berada di bantaran sungai Aek Sibontar kepunyaan warga atas nama Fery Khairul Harahap pemilik bus angkutan Bus Idola yang saat kejadian dalam keadaan kosong atau tidak berpenghuni.

Bagi warga yang terkena bencana, pihak Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas Sosial sudah menyalurkan sekitar 150 paket sembako yang setidaknya dapat mengurangi dampak yang dialami.

Menjawab wartawan, Irsan membenarkan ada satu kantor pemerintah yang tergenang akibat meluapnya saluran drainase sekitar kantor tersebut dimana memang letak berada dibawah badan jalan.

Irsan mengatakan atas bencana yang terjadi di kota Padangsidimpuan, pihaknya sudah menyampaikan laporan dan koordinasi ke BNPB maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.(STR)

Komentar
Berita Terkini