Tak Gunakan Besi Beton, Hasil Pengecoran Jalan di Griya 1 Martubung Dikhawatirkan Hanya Sementara

Administrator Administrator
Tak Gunakan Besi Beton, Hasil Pengecoran Jalan di Griya 1 Martubung Dikhawatirkan Hanya Sementara
ist|pelitabatak
Sahat H Nasution,MSi dan Romein Manalu,ST.,MAP

Medan (Pelita Batak):

Warga komplek Griya 1 Martubung menyambut baik program pembangunan berupa pengecoran ruas jalan tepatnya Jl. Jala Raya yang dilakukan oleh Dinas PU Kota Medan, Senin (19/12/2022). Sayangnya, tidak seperti lazimnya pengerjaan readymix dilakukan dengan konstruksi menggunakan besi beton. Dikhawatirkan tidak akan bertahan lama, akan kembali rusak.


Proses pengecoran jalan Jala Raya Griya 1 Martubung, di depan SMP 45, Senin (19/12/2022)


Pengamatan di lokasi pekerjaan, amatan tim redaksi menemukan bahwa proses pengecoran tidak menggunakan besi beton. Saat ditanyakan kepada pekerja, mereka juga mengatakan bahwa memang tidak menggunakan tulang besi beton. “Tidak pak,” jawab para pekerja.

Sementara itu, warga Griya Martubung, Sahat H Nasution, MSi menyebutkan bahwa pihaknya sangat berterimakasih dengan pembangunan tersebut. “Sayangnya, sepertinya tidak akan tahan lama. Biasanya kita lihat pengecoran jalan seperti ini, menggunakan tulang besi beton. Ini kenapa tidak ada ya?” kata Sekretaris Persatuan Umat Kristen Griya Martubung Sekitarnya (PUK GMS) tersebut ditanya wartawan terkait rekaman video yang dibagian akun facebook Wilmar Napitupulu.

Dalam rekaman video itu, Sahat mempertanyakan apakah tidak perlu dengan konstruksi besi beton jika pengecoran badan jalan. “Karena kami nggak mengerti, bagi kawan-kawan yang mengerti mohon dikomentari ya, karena biasanya pakai tulang besi supaya semakin kuat,” penggalan ungkapan Sahat.

Sahat kemudian mengatakan, ada informasi yang sampai kepada dirinya bahwa pengecoran menggunakan readymix dengan kualitas K350 sehingga tidak membutuhkan tulang besi beton.

Sementara itu, praktisi fasilitas publik yang juga kontrkator konstruksi di Sumut Romein Manalu, ST.,MAP mengatakan bahwa pengecoran badan jalan seharusnya menggunakan tulangan besi. “Kualitas ready mix adalah untuk kemampuan menahan tekanan, sementara besi beton untuk menahan beban tarik. Sehingga jika badan jalan di cor tanpa menggunakan besi beton, jika dasar atau landasan pengecoran tidak stabil maka beton akan retak,” ujarnya.

Hal itu sangat berbanding lurus dengan kondisi di lapangan, dimana kawasan tersebut selalu tergenang saat musim penghujan sehingga sangat rawan dengan perubahan struktur tanah yang menjadi dasar pengecoran.

Dijelaskan Romein yang kini sebagai Dosen di Universitas HKBP Nommensen Medan itu, bahwa klasifikasi beton dengan K350 merupakan beton kelas III. “Baja mempunyai kekuatan tarikan sangat tinggi. Tentunya, perpaduan antara kekuatan baja dengan beton akan memberikan hasil struktur kuat terhadap beban tekanan maupun tarikan,” jelasnya.(TAp)

Komentar
Berita Terkini