Medan
(Pelita Batak):
Hadir di
Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Persatuan Tinju Amatir Indonesia
(PERTINA) Sumut, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku salut.
Pujian itu dilontarkan Edy saat memberikan sambutan pada acara “Uji Kemampuan
Atlet Pelatda PON Tinju Sumut dan Silaturahami degan Bapak Asuh†yang sengaja
dihelat untuk penggalangan partisipasi dunia usaha dalam pembinaan olahraga
tinju, Kamis (16/3/2023).

Gubernur Edy Rahmayadi dan yang lainnya menyaksikan pertandingan tinju atlet pelatda jangka panjang PON Sumut
Pusdiklat
yang beralamat di Jl. Tangguk Bahagia 1 Griya Martubung Medan itu, merupakan
milik pribadi Ketua Pengprov Pertina Sumut Sabam Parulian Parsaoran Manalu,
SE.,MAP yang kini dibangun dan dikelola untuk pusat pelatihan olahraga tinju.
Dengan dilengkapi mes atlet, dan menyediakan kebutuhan atlet yang mengikuti
pelatihan. Kini 20 atlet pelatda PON XXI cabor tinju mengikuti pemusatan
latihan di tempat itu. Kini, Cabor Tinju Sumut mendapat pengawasan dan
pembinaan oleh KOMIDAM I/Bukit Barisan yang dikoordinatori Kapaldam Kolonel Cpl
Isariyanto.
“Saya salut
sama Pak Sabam Manalu, dengan segala keterbatasan bisa mengembangkan tempat
ini, luar biasa mudah-mudahan itu menambah semangat kita semua untuk
meningkatkan olahraga Sumut,†kata Edy Rahmayadi. Dia mengatakan, dengan
kondisi saat ini Pusdiklat tersebut masih harus dibenahi agar lebih baik lagi.
Edy
Rahmayadi juga meminta dukungan dari donatur untuk mengembangkan Pusdiklat ini.
Bertepatan, Ketua Umum PP Pertina Mayjen TNI (P) Komaruddin Simanjuntak dan
sejumlah pengurus PP PERTINA adalah rekan-rekannya purnawirawan TNI angkatan
85. Sehingga besar harapan Edy, olahraga tinju akan mendapat perhatian lebih,
bahkan Sumut akan memperoleh 15 medali emas dari cabor tinju.

Acara penandatanganan komitmen sebagai bapak asuh cabor tinju Sumut oleh Pengusaha di lingkungan PT KIM.
“Karena itu
ada bapak-bapak kita di sini, rekan-rekan saya angkatan 85 untuk membantu
mengembangkan tempat ini, mudah-mudahan bersama-sama kita bisa,†kata Edy
Rahmayadi.
Edy
Rahmayadi sempat menyaksikan pertandingan pertama kelas 51 Kg Putra antara
Rejeki Manalu melawan Duta Fadillah Simatupang. Pertandingan pertama tersebut
dimenangkan Rejeki Manalu melalui perhitungan angka dari juri. Edy Rahmayadi
merasa kedua petinju tampil baik di atas ring walau masih perlu beberapa
peningkatan lain.
“Kedua
petinju bagus, memberikan yang terbaik selama tiga ronde, namun tentu masih perlu kita
tingkatkan lagi karena tujuan kita dalam waktu dekat ini adalah emas di PON
2024,†kata Edy Rahmayadi.
Sementara
itu, Ketua PP Pertina Komaruddin Simanjuntak mengatakan tinju di Sumut terus
berkembang. Dia berharap Sumut bisa memberikan yang terbaik di PON 2024 nanti
terutama karena Sumut merupakan tuan rumah bersama Aceh.
Ujian
Kemampuan Atlet Pelatda Tinju Sumut diikuti 20 atlet putra/putri tinju amatir
yang dibagi menjadi 10 kelas. Ketua Pengprov Pertina Sumut Sabam Parulian
Manalu mengatakan pihaknya akan terus mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet
tinju Sumut.
“Kita akan
terus mengembangkan tinju Sumut salah satunya dengan cara mencari bibit-bibit
terbaik kita dan kemudian kita kembangkan,†ujarnya.
Hadir pada
pembukaan ini Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Direktur
Operasional PT KIM Mayjen TNI (P) Hita Tunggal, Ketua KONI Sumut John Ismadi
Lubis dan Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Hadir juga Forkopimda Sumut dan
OPD terkait Pemprov Sumut. Juga hadir para pengusaha di kawasan PT KIM
diantaranya Dr. Maruli Siahaan,MH.
Pada kesempatan
itu, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin menyatakan akan
terus mendukung cabor-cabor di Sumut yang akan dipertandingkan di PON XXI
Aceh-Sumut Tahun 2024. Terlebih posisi Sumatera Utara sebagai bagian dari tuan
rumah PON XXI.
Secara
terpisah, bidang kepelatihan Pertina Sumut Dr. Nimrot Manalu M.Kes., AIFO
sekaligus pakar olahraga UNIMED menyatakan sangat mengapresiasi acara
silaturahmi ini, sekaligus menjadi tantangan bagi insan Pertina Sumut, untuk
mengejar target PON XXI mendatang. (Tap)