Pernyataan Condrat Sinaga Dinilai Pecahkan Persaudaraan Nias Batak, Fatisokhi Gea: Hal ini Jangan Dibiarkan

Administrator Administrator
Pernyataan Condrat Sinaga Dinilai Pecahkan Persaudaraan Nias Batak, Fatisokhi Gea: Hal ini Jangan Dibiarkan
Eligius Zega | PelitaBatak
Tokoh Agama Pdt Fatisokhi Gea bersama Tokoh Masyarakat Nias

Nias (Pelita Batak):

Menanggapi pernyataan Condrat Sinaga yang di nilai melecehkan Suku Nias, pada postingan video akun facebooknya yang viral di media sosial, Minggu (17/10/2021). Tokoh Agama Pdt Fatisokhi Gea angkat bicara serta mengajak masyarakat untuk menjadi penyejuk antar suku.

"Saya mengajak kita semua bagaimana kita menjadi penyejuk, penyegar, antara Suku di negara kita tercinta ini. Dengan apa yang di sampaikan saudara Condrat Sinaga itu mengeruhkan suasana, menimbulkan kebencian ketidak semangat antara Suku Nias dengan Suku Batak," ajak Pdt Fatisokhi Gea, Rabu, 3 November 2021 ketika dimintai tanggapannya.

Fatisokhi mengatakan, bahwa tidak semua Suku Batak sepikiran dengan Condrat Sinaga, dan pernyataan condrat Sinaga itu tidak pernah berlaku di Suku Nias. Ia menilai itu sebuah ocehan yang membuat kegaduhan seluruh masyarakat Nias di Indonesia.

"Oleh karena itu, secara pribadi dan secara organisasi Osseda, kita mau menyegarkan, dan berharap ada kerja sama dari Pemerintah, karena Pemerintahlah yang tau bagaimana cara menyelesaikan ini. Suku Batak dan suku Nias tidak boleh di pisahkan dan tidak boleh terpecahkan, kita ini dengan Batak abang adek dalam segala hal, lagi pula banyak keluarga kita yang menikah dengan orang Batak, begitu juga dengan saudara kita Batak banyak yang menikah dengan orang kita Nias, itulah yang membuat kedua suku ini tak boleh terpisahkan," kata Pendeta Gea.

Fatisokhi juga beharap kepada anggota DPRD Sumatera Utara maupun DPRD di Kepulauan Nias, agar segera mematikan api terkait ocehan Condrat Sinaga.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Nias Alinuru Laoli mengatakan, Pernyataan Condrat Sinaga sangat menyedihkan.

"Apa yang di sampaikan oleh orang tua kita dari Tokoh Tokoh Masyarakat Kepulauan Nias, kalau kita tidak menanggapi hal ini, kedepan pasti ada saja persoalan seperti ini. Cukuplah pada saat ini , menurut saya secara pribadi, itu di proses secara hukum jangan hanya sekedar minta maaf, ini pukulan besar kepada kita suku Nias apalagi kepada pihak perempuan," ujar Alinuru.(EZ)

Komentar
Berita Terkini