Masyarakat Harapkan Babi Yang Masuk Ke Pulau Nias Harus Benar-Benar Sehat

Administrator Administrator
Masyarakat Harapkan Babi Yang Masuk Ke Pulau Nias Harus Benar-Benar Sehat
Eligius Zega | PelitaBatak
Masyarakat Harapkan Babi Yang Masuk Ke Pulau Nias Harus Benar-Benar Sehat

Nias (Pelita Batak) :

Masyarakat Nias berharap kepada Pemerintah agar babi yang masuk ke Pulau Nias harus diperketat pengawasan agar benar benar sehat dan belum terinfeksi virus African Swine Fever (ASF), supaya tidak membawa penyakit lagi di pulau Nias.

Hal itu disampaikan beberapa warga Nias yang sudah mulai memelihara babi saat bincang bincang dengan wartawan Pelita Batak di Nias, Minggu 13 Februari 2022.

Para peternak babi mengatakan, dengan masuknya babi dari luar Pulau Nias, ini kedepan akan mengkhawatirkan penyakit babi akan muncul lagi di Pulau Nias seperti yang terjadi pada tahun 2020 dimana ratusan ribu ekor babi mati akibat terkena virus african swine fever (ASF).

Untuk itu masyarakat berharap agar pemerintah terus meningkatkan pengawasan lalu lintas babi dan produk babi yang masuk ke Pulau Nias melalui pintu pintu pelabuhan yang ada di Nias, agar masyarakat peternak babi tidak khawatir lagi untuk memulai usaha memelihara babi.

Dari pantauan pelitabatak.com pada sabtu 12 Februari 2022 ratusan ekor babi diangkut dari Pelabuhan Sibolga ke Pulau Nias melalui salah satu Kapal Motor Penyebrangan, dan terlihat beberapa ekor babi ada yang sudah mati dalam truk pengangkutan.

Ketika ditanya kepada salah seorang kernet mobil yang juga ikut menjaga babi yang diangkut ke Nias mengatakan, babi yang sudah mati tetap di beli para pedagang di Nias untuk dipasarkan dengan harga yang lebih murah tergantung kesegaran dagingnya.

"Iyah sebagian ada yang mati karna kelelahan diperjalanan, dan yang mati ini akan tetap di beli para pedagang di Nias namun dengan selisih harga yang berbeda tergantung kesegaran dagingnya," ucap salah seorang kernet yang tidak mau menyebutkan namanya. (EZ)

Komentar
Berita Terkini