KPU Sumut Sosialisasi Tatacara Pendaftaran Calon Anggota DPD RI

Administrator Administrator
KPU Sumut Sosialisasi Tatacara Pendaftaran Calon Anggota DPD RI
ist|pelitabatak
Anggota KPUD Sumut Batara Manurung saat memaparkan proses dan tahapan pencalonan Anggota DPD RI pada Pemilu 2024 di Le Polonia Hotel, Senin (28/11/2022)

Medan (Pelita Batak):

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara sosialisasi Tata Cara Pendaftaran Calon Anggota DPD RI Pada Pemilu Tahun 2024, di Le Polonia Hotel, Senin (28/11/2022). Bakal calon DPD RI asal Sumatera Utara akan dinyatakan sah sebagai calon Anggota DPD RI apabila telah memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan dalam PKPU tentang Tahapan dan Penyelenggaraan Pemilu.

Seperti disampaikan Batara Manurung,S.Pd saat memaparkan sejumlah aturan dan ketentuan bagi seseorang yang akan mencalonkan diri sebagai Calon Anggota DPD RI. Dikatakannya, masa pemberkasan bakal calon akan dilaksanakan mulai 6 Desember 2022 dan berakhir pada 29 Desember 2022. “Bakal calon harus menyerahkan syarat dukungan dalam dua versi, yaitu berkas yang diunggah dan di import ke SILON, kemudian berkas secara fisik. Jika sudah lolos dari syarat dukungan, maka boleh dinyatakan layak mendaftar sebagai calon,” ujarnya dalam kegiatan yang dihadiri oleh Bakal Calon DPD dan para perwakilan.

Dalam sosialisasi yang juga dihadiri oleh anggota KPUD Sumut Syafrial Syah, S.E., M.Si, sejumlah Langkah dan tahapan dijelaskan sehingga diharapkan bagi para bakal calon bisa memenuhi persyaratan nantinya. “Kami berharap, kita bisa melakukan semua proses ini dengan baik, sehingga tidak ada yang dirugikan dalam proses pencalonan,” ujarnya.

Batara menjelaskan, dukungan KTP dibutuhkan minimal 3.000 lembar yang tersebar di 17 kabupaten/kota se Sumut, dengan catatan harus terdaftar di DPT. “Satu orang pemilih tidak bisa menyertakan dukungan kepada dua calon, atau NIK ganda di dalam entri data akan otomatis batal, karena sistem di format yang sudah disiapkan akan memeriksa secara otomatis,” katanya.

Untuk itu, para tim masing-masing bakal calon harus lebih waspada dalam mengentri data. Bahkan, jika terdapat data palsu atau upaya pemalsuan berkas dukungan, maka aka nada pinalti dengan pengurangan berkas dukungan. “Semua akan dilakukan verifikasi vaktual, sehingga tidak ada data yang tidak asli,” ujarnya.

Kepada masing-masing bakal calon nantinya akan diberikan akses ke SILON dengan catatan admin dan penghubung harus didaftarkan ke KPU Provinsi Sumut. Sehingga, proses pemberkasan bisa dilakukan masing-masing calon.

Para calon akan memperebutkan jumlah suara di Sumut yang kini memiliki DPT 9,7 juta DPT.

Salah seorang peserta sosialisasi, Adol Frian Rumaijuk, STP.,MMA yang mewakili Bakal Calon DPD RI Sabam Parulian Parsaoran Manalu, SE.,MAP mengatakan bahwa langkah yang dilakukan KPUD Sumut sudah tepat. Dengan melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai komunitas untuk terlibat dalam proses dan tahapan pendaftaran calon anggota DPD RI.(TAp)

Komentar
Berita Terkini