Hari Disabilitas Internasional, YSKI Ukur Kaki Pengganti untuk Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta

Administrator Administrator
Hari Disabilitas Internasional, YSKI Ukur Kaki Pengganti untuk Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta
Adol Frian Rumaijuk| Pelita Batak
Koordinator Kemanusiaan YSKI drg Annita dan Pembina Dr RE Nainggolan, MM menyaksikan proses pengukuran kaki pengganti bagi seorang warga binaan Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta Medan

Medan (Pelita Batak):

Serangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) menggelar pengukuran kaki pengganti bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tanjung Gusta Medan. Japorman Saragih dan kawan-kawan menginisiasi kegiatan tersebut untuk menolong para warga binaan yang merupakan warga disabilitas yang tidak memiliki salah satu kakinya.


Pengukuran kaki pengganti dilakukan di dalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta yang disaksikan Lamarta Surbakti Kepala Pengamanan Lapas, Tiwa dan petugas lainnya. Rombongan YSKI dipimpin Pembina Dr RE Nainggolan, John Eron Lumban Gaol, MM Dr. Horas Rajagukguk, Jadi Pane,SPd,MM, Ronald Naibaho,MSi, bersama Koordinator Kemanusiaan drg Annita, Pdt Indra Buana Hutauruk dan tim. Sebagai inisiator kegiatan, Japorman Saragaih bersama rekan-rekannya seperti Robert Nainggolan, Tahan Manahan Panggabean, Richard Eddy M Lingga, dan Analisman Zalukhu.

Atas nama warga binaan, Japorman Saragih sangat berterima kasih atas kunjungan sekaligus kegiatan bakti sosial tersebut. "Kami sangat bersyukur ketika kegiatan ini bisa kita lakukan bagi saudara kita di Lapas ini. Karena memang mereka membutuhkan kaki pengganti tersebut," kata mantan Anggota DPRD Sumut itu.

Japorman mengatakan, dirinya tergugah untuk meminta pengadaan kaki pengganti tesebut setelah melihat kondisi rekan dalam Lapas tersebut yang sangat membutuhkan. Terlebih saat ini adalah hari disabilitas. "Hanya itu yang bisa kami ucapkan, terima kasih," katanya sembari mengapresiasi respon YSKI melalui arahan Dr RE Nainggolan dan tim.

Erris Marbun seorang warga binaan yang diukur kakinya, merasa terharu dengan pengukuran kaki pengganti tersebut. Sejak 9 tahun lalu, ia kehilangan kaki kirinya dan belum pernah bisa membeli kaki penggantinya.

Mewakili Pengurus Lapas, Tiwa mengucapkan terimakasih atas kepedulian YSKI terhadap warga binaannya. Dengan kegiatan ini, warga binaan di Lapas tersebut yang sebelumnya kesulitan berjalan akibat kehilangan salah satu kakinya akan lebih mudah melakukan aktivitas keseharian nya.


Pada kesempatan itu, kegiatan bakti sosial yang sekaligus sebagai kunjungan kasih kepada para sahabat itu, Dr RE Nainggolan tetap menyampaikan motivasi kepada para mantan anggota DPRD Sumut itu. "Kami berterima kasih kepada Bapak Japorman Saragih dan teman-teman yang menginisiasi kegiatan ini. Kita memang harus saling peduli dan memperhatikan, terlebih untuk sekitar kita," katanya.

Suasana haru menyelimuti dalam acara sederhana tersebut. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, tidak mengurangi silaturahmi diantara para sahabat itu. (*)

Komentar
Berita Terkini