GAMKI Deliserdang Apresiasi Kapolda Sumut Bongkar Kematian Bripka AS

Administrator Administrator
GAMKI Deliserdang Apresiasi Kapolda Sumut Bongkar Kematian Bripka AS
IST | PELITA BATAK
Jonni Naibaho, Ketua GAMKI Deliserdang

Medan (Pelita Batak):

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Deliserdang mengapresiasi Kepolisian Daerah Sumatera Utara kemarin menyampaikan hasil penyelidikan ulang terhadap kasus meninggalnya Bripka Arfan Saragih (AS) akibat meminum cairan mengandung racun sianida. Sebelumnya jasad almarhum ditemukan di Desa Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

“Kita salud dan mengangkat apresiasi untuk Kapolda Sumut yang telah membuka dengan transparan hasil penyelidikan kasus meninggalnya Bripka AS. Kenapa, karena dengan jelas hasil penyelidikan yang dilakukan ini sebagai informasi yang menepis isu miring atas meninggalnya almarhum. Kita turut berduka,” ujar Ketua GAMKI Deliserdang Jonny Naibaho kepada PelitaBatak.com, Sabtu (8/4/2023).

Kerja keras yang dilakukan tim yang melibatkan forensik, psikologi, ahli pidana, toksiologi, IT, serta keluarga Bripka AS, kini menjadikan kasus tersebut terang benderang. Sebagaimana disampaikan dalam keterangan persnya, Kapolda Sumut menyampaikan Bripka AS mati lemas akibat masuknya racun sianida melalui saluran makan hingga lambung, lalu ke saluran nafas disertai adanya pendarahan pada rongga kepala akibat trauma benda tumpul (benturan di kepala). Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang disengaja terkait kematian Bripka AS dan tidak dtemukan tanda-tanda paksaan masuknya racun sianida ke tubuh korban.

Sehingga disebutkan Jonny, bahwa kaitan kematian Bripka AS dengan kasus penggelapan pajak di Samosir tidak ada kaitannya dengan kasus kematian almarhum. “Kasus penggelapan pajak sampai hari ini berlanjut. Jadi kita mengapresiasi Polda Sumut,” ujarnya. (TAp)

Komentar
Berita Terkini