Dinas Pertanian Tapsel Minta Petani Manfaatkan KUR Pertanian Dengan Optimal

Administrator Administrator
Dinas Pertanian Tapsel Minta Petani Manfaatkan KUR Pertanian Dengan Optimal
Saut Togi Ritonga| Pelita Batak
Dinas Pertanian Tapsel Minta Petani Manfaatkan KUR Pertanian Dengan Optimal

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :

Dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), petani diharapkan memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) Pertanian dengan optimal. “Dinas Pertanian Tapsel tetap konsisten melanjutkan pemulihan ekonomi rakyat dengan dukungan dari berbagai elemen dalam peningkatan produksi tanaman pangan,” ujar Kadis Pertanian Bismark Siregar pada penandatanganan akad KUR Tani BNI di Desa Huta Holbung Kecamatan Angkola Muaratais, Kamis 28 Oktober 2021.

Menurutnya, peningkatan produksi dapat disinergikan dengan kelembagaan bisnis masyarakat dengan dukungan permodalan dari KUR bidang pertanian.

Kepada penerima KUR, Bismark mengatakan, setelah pencairan KUR tersebut, dananya digunakan untuk pembelian kebutuhan budidaya sawah berupa pupuk, bibit dan saprodi lainnya sehingga upaya peningkatan hasil produksi dapat diperoleh.

“Tolong jangan ada uangnya dibelikan kepada hal lain selain untuk budidaya padi sawah,” tegas Bismark.

Sedangkan pada akad tersebut, kelompok tani yang memperoleh KUR yakni kelompok tani Kecamatan Angkola Muaratais, Batang Angkola dan Angkola Tano Tombangan yang sudah memenuhi syarat.

Adapun persyaratan yang dimaksudkan, yakni terdaftar sebagai anggota kelompok tani di aplikasi elektroknik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (eRDKK), memiliki luasan sawah, serta persyaratan administratif lainnya seperti KTP, kartu keluarga dan lainnya.

Jumlah penerima KUR BNI pada tahapan ini sebanyak 19 orang yang tersebar pada 7 kelompok tani dengan luasan sawah keseluruhan 19 hektare di tiga kecamatan yakni Angkola Muaratais, Batang Angkola dan Angkola Tano Tombangan

Sedangkan pengembalian pinjaman dibayarkan setelah padi berumur lebih 4 bulan atau setelah tanaman padi dipanen, dengan bunga kredit 6 persen setahun atau 0.5 persen perbulan

Hadir dalam acara itu, Kabid Penyuluhan Paujul Ajim Siregar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tapsel Hamdan, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Juang Pakpahan, Ketua Pemuda Tani Indonesia (PTI) Ricky dan Penyuluh Pertanian selaku Collection Agent.(STR)

Komentar
Berita Terkini