Samosir (Pelita Batak):
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Asisten II
Hotraja Sitanggang , SAB Rudi SM. Siahaan, HUT Isasar Simbolon, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD dan Camat Ronggurnihuta Bresma
Simbolon berkantor di Desa Sabungan Nihuta, 13/02.
Kehadiran Bupati Samosir disambut antusias masyarakat, mulai
dari anak sekolah hingga lansia menyambut dengan sukacita diiringi musik
kreatifitas SDN 02 Sabungan Nihuta . Bersama dengan tokoh masyarakat, Camat
Ronggurnihuta Bresma Simbolon dan Kepala Desa Sabungan Nihuta Master Naibaho
memberikan ulos kepada Bupati Samosir sebagai ucapan syukur atas kesediaan
Bupati Samosir berkantor di Desa Sabungan Nihuta.
Selama berkantor di Desa Sabungan Nihuta, Bupati Samosir membawa pelayanan gratis, memberikan pelayanan yang dapat dirasakan
langsung masyarakat diantarannya, pelayanan kesehatan gratis, KB dan penyuluhan
stunting, pendaftaran untuk BPJS gratis, penyerahan BPJS gratis, pelayanan
administrasi kependudukan, sosialisasi pembuatan pupuk organik, pengurusan ijin
berusaha.
Selain itu, Bupati
Samosir memberikan bantuan pertanian, bantuan pendidikan bagi siswa
berprestasi dan kurang mampu, pemberian makanan tambahan kepada Balita serta
berbagai program pelayanan lainnya. Melalui Bunga Desa, berbagai aspirasi dari
masyarakat Desa Sabungan Nihuta disampaikan dan didengar langsung Bupati
Samosir. Permintaan tersebut ditampung Bupati Samosir dan melakukan berbagai
upaya dalam menanggapi keluhan masyarakat, apa yang bisa langsung dikerjakan
akan dikerjakan dan yang tidak bisa secara langsung akan dianggarkan tahun
berikutnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati Samosir juga membawa pelayanan
imunisasi polio sekaligus melakukan pencanangan
Pekan Imunisasi Sub Pin Polio 2023 tingkat Kabupaten Samosir.
Pencanangan ditandai dengan penetesan 2 tetes vaksin polio kepada balita oleh
Bupati Samosir. "Dengan mengucap syukur Pencanangan Sub Pin Polio di
kabupaten Samosir dimulai" kata Vandiko.
Pekan Imunisasi Polio secara serentak dilakukan di Sumatera
Utara. Dengan pencanangan ini, Posko pelayanan polio akan melakukan pelayanan
bagi anak berumur 0-59 bulan di Kabupaten Samosir. Penyakit Polio dapat
menyebabkan kelumpuhan yang tidak bisa disembuhkan, menyebabkan kelumpuhan dan
kegagalan bernapas. Melalui imunisasi polio melakukan proteksi dengan pekan
imunisasi nasional.
Bupati Samosir, Vandiko T.
Gultom mengecek langsung
kehadiran Kepala desa dengan perangkatnya. Disebutkan, berkantor di Desa
Sabungan Nihuta untuk melakukan pendekatan pelayanan pembangunan kepada
masyarakat di desa. "Hal ini penting untuk memastikan program saya di desa
berjalan dengan baik, memastikan seluruh program harus dirasakan masyarakat.
Mendekatkan pelayanan dan pembangunan, sehingga seluruh desa harus merasakan
pembangunan. Melalui pembangunan di Desa otomatis kita akan maju. Saya ingin
menyerap secara langsung aspirasi dan melihat kondisi desa. Turun langsung dan
mendengar langsung keluhan masyarakat. Apa yang bisa dikerjakan akan dikerjakan
langsung dan apa yang belum bisa akan ditampung dalam program pembangunan
kedepan" ucap Bupati kepada seluruh masyarakat.
Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, Vandiko juga
mengingatkan Kepala Desa aktif menyampaikan berbagai informasi pelayanan kepada
masyarakat. "Kehadiran kami untuk melayani bukan untuk dilayani. Mari
sama-sama memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat" imbuhnya.
Melalui anggaran desa, Kepala Desa ditekankan memberikan
perhatian untuk mengintervensi stunting,
sehingga pada tahun 2024, stunting di Desa Sabungan Nihuta dapat berkurang.
Sebagai salah satu lokus stunting, Vandiko menghimbau masyarakat tidak malu,
segera melaporkan apabila ada anak yang stunting sehingga mendapat penanganan. Sebagai Program
Nasional, stunting merupakan perhatian presiden sehingga harus benar-benar
ditangani. Stunting masih bisa dipulihkan sampai anak berumur 2 tahun.
"Tidak usah malu, laporkan kepada penyuluh untuk ditangani, ini juga demi
generasi muda yang sehat kedepannya. Mari kita atasi secara bersama-sama"
kata Bupati.
Sebagai bentuk perhatian untuk penurunan stunting, Bupati
Samosir menyerahkan bantuan 3,5 juta rupiah selama 10 bulan untuk pemenuhan
gizi anak.
"Hari ini ada banyak pelayanan yang kami bawa dan
gratis, silahkan masyarakat diarahkan, untuk menggunakan seluruh
pelayanan", ungkap Vandiko
Tokoh Masyarakat Desa Sabungan Nihuta, Diarjo Naibaho
mengutarakan, bangga dan terharu dengan kehadiran Bupati Samosir. Berharap
dengan kehadiran Bupati Samosir akan membawa pembangunan yang lebih baik di
desanya. "Semoga bapak Bupati sehat dalam menjalankan roda pemerintahan,
dan kami berharap kehadiran Bupati membawa perubahan dalam peningkatan ekonomi masyarakat" ungkap Diarjo.
Mewakili suara seluruh masyarakat Desa Sabungan Nihuta,
Marjuang Naibaho, yang kesehariannya sebagai
petani menyampaikan keluhan
secara langsung kepada Bupati
Samosir, diantaranya, peningkatan dan
perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar dusun, pembukaan jalan usaha
tani, bantuan pupuk dalam mengatasi kelangkaan pupuk kimia, peningkatan jalan
(hotmix) lanjutan Sabungan Nihuta menuju Objek Wisata Sidihoni. Permintaan
masyarakat dikuatkan Anggota DPRD
Kabupaten Samosir Jonner Simbolon. Disampaikan bahwa jalan penghubung antar dusun di Desa Sabungan Nihuta sangat diperlukan, untuk
mempermudah akses masyarakat. Melalui Bunga Desa ini, Jonner yakin Bupati
Samosir akan memberikan perhatian sesuai
dengan keluhan yang disampaikan masyarakat. Sebagai perpanjangan suara
masyarakat, diutarakan masyarakat Desa Sabungan Nihuta Membutuhkan topangan dan
spirit baru dari seluruh OPD, untuk membangkitkan ketekunan baru melalui
berbagai program pemerintah. Meminta agar petani memanfaatkan seluruh bantuan
yang diberikan pemerintah, bersepakat bahwa pertanian saat ini harus beralih
dengan penggunaan pupuk organik sesuai program Bupati mengatasi kelangkaan
pupuk kimia bersubsidi.
Menanggapi permintaan masyarakat, Bupati Samosir
menyampaikan akan mengerahkan alat berat dalam pembukaan jalan usaha tani.
Namun diminta agar masyarakat bersepakat dan bersedia membebaskan lahan.
"Silahkan didata lahan dan jalan yang akan dibuka. sehingga ketika alat
berat diturunkan dapat langsung bekerja, silahkan dimanfaatkan dengan baik"
ucap Vandiko.
Sebagai solusi
kelangkaan pupuk kimia bersubsidi, Bupati Samosir mengajak masyarakat
beralih menggunakan pupuk organik. Solusi yang diberikan dengan pembekalan berupa pelatihan pembuatan
pupuk organik cair maupun padat kepada kelompok tani dan dukungan peralatan
mesin pencacah yang disediakan Dinas Pertanian dengan sistim pinjam.
"Mari belajar dan
berlatih untuk membuat pupuk
organik cair maupun padat, pemerintah memberikan pelatihan dan pinjaman alat
pencacah.
"Jangan ada lagi alasan tidak ada pupuk, pemerintah
berupaya memberikan solusi dengan pelatihan pembuatan pupuk organik. Mari buka
wawasan, jangan hanya bergantung pada pupuk kimia. Selain menyuburkan tanah,
dengan pupuk organik juga menghasilkan panen yang memuaskan" terang Vandiko
kepada masyarakat.
"Itulah gunanya Bunga Desa ini, saya datang dan melihat
langsung keadaan masyarakat. Mendengarkan keluhan masyarakat. Apa yang bisa
langsung dikerjakan akan dikerjakan dan yang tidak bisa secara langsung akan
dianggarkan tahun berikutnya, sehingga kebutuhan masyarakat benar-benar
terpenuhi" ucap Vandiko disambut tepuk tangan masyarakat.
Bupati Samosir dengan komitmen pemberian BPJS gratis telah
mencapai 97, 7 persen dan sudah mendapat penghargaan UHC, sehingga masyarakat
semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan membawa KTP dan KK.
Untuk itu Vandiko, menghimbau masyarakat untuk menggunakan BPJS dalam menjaga
kesehatan. Meminta masyarakat yang belum memiliki BPJS mendaftarkan diri dalam
Bunga Desa.
Sebagai perhatian ke Desa Sabungan Nihuta, Bupati Samosir
memberikan anggaran 100 juta pembangunan
jalan desa wisata.
Pelayanan administrasi yang dibawa Bupati Samosir dapat
dirasakan langsung oleh masyarakat. Pengurusan berbagai dokumen masyarakat Desa Sabungan Nihuta
berlangsung cepat, tepat dan selesai. Seraya pelayanan tetap berjalan, Bupati Samosir menyerahkan dokumen yang sudah
selesai secara langsung kepada masyarakat.
"Saya senang, bisa bertemu dengan masyarakat, semoga
dengan berkantor desa ini membawa kebaikan dan solusi demi kesejahteraan
masyarakat," tutup Vandiko.
8 kelompok tani di Desa Sabungan Nihuta aktif dan antusias
mengikuti proses pembuatan pupuk organik. Dibantu dengan petugas penyuluh dari
Dinas Pertanian, dengan kompak kelompok
tani melakukan pencacahan bahan pupuk
organik. Bupati Samosir melihat secara langsung proses pembuatan, bergabung dan
ikut serta melakukan pencacahan.
Mendukung UMKM tenun
Ulos, Bupati Samosir menyerahkan bantuan berupa benang dan akan
melakukan pendampingan untuk peningkatan UMKM.( Rikjon M | kominfo ).