Samosir (Pelita Batak):
Bupati Samosir didampingi Pj. Sekda Waston Simbolon, SAB
Rudi SM. Siahaan, Hut Isasar Simbolon, Asisten 1 Tunggul Sinaga dan pimpinan
OPD berkantor di Desa Hasinggaan.
Sama halnya dengan pelayanan didesa lainnya, Bupati Samosir
membawa pelayanan gratis, memberikan
pelayanan langsung kepada masyarakat diantarannya, pelayanan kesehatan gratis,
KB gratis, pendaftaran untuk BPJS,
pelayanan administrasi kependudukan, sosialisasi pembuatan pupuk
organik, pengurusan ijin berusaha.
Selain itu, Bupati
Samosir memberikan bantuan pertanian, bantuan pendidikan bagi siswa
berprestasi dan kurang mampu, pemberian makanan tambahan kepada Balita serta
berbagai program pelayanan lainnya.
Sebelum menyerap aspirasi dan bertemu langsung dengan
masyarakat, Bupati Samosir terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Kantor Desa
Hasinggaan. Melihat dan mengecek kehadiran Kepala desa dengan perangkatnya.
Disebutkan, berkantor di Desa Hasinggaan untuk melayani bukan untuk dilayani.
Dalam kesempatan ini, Bupati Samosir mengingatkan Kades untuk memberikan
pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan jangan sampai terganggu. "Mari
bersama-sama melayani masyarakat, hari ini ada banyak pelayanan yang kami bawa
dan gratis, silahkan masyarakat diarahkan, semoga acara hari ini berjalan
dengan lancar" ucap Vandiko di Kantor Desa Hasinggahan, Jumat (10/02/2023).
Selanjutnya Bupati Samosir meninjau penyuluhan KB dan
melihat langsung pemasangan implan KB. Menyapa peserta sosialisasi stunting dan
kekerasan dalam rumah tangga serta meninjau berbagai pelayanan lainnya.
Ditekankan agar Kepala Desa juga memberikan perhatian penuh dalam penanganan
stunting. Sebagai salah satu lokus stunting, Vandiko menghimbau masyarakat
tidak malu, segera melaporkan apabila ada anak yang stunting sehingga mendapat penanganan. Sebagai Program
Nasional, stunting merupakan perhatian Presiden sehingga harus benar-benar
ditangani. Stunting masih bisa diperbaiki sampai anak berumur 2 tahun.
"Tidak usah malu, laporkan kepada penyuluh untuk ditangani, ini juga demi
generasi muda yang sehat kedepannya. Mari kita atasi secara bersama-sama"
kata Bupati.
Selain itu, Bupati Samosir menekankan agar tenaga penyuluh
berkerja serius, jemput bola dan melakukan pendampingan kepada pengantin baru
sehingga ketika dalam proses kehamilan sampai melahirkan terhindar dari
stunting. Sebagai bentuk keseriusan penanganan stunting, Bupati Samosir memberikan bantuan 3,5 juta
per bulan selama 10 bulan untuk pemenuhan gizi bagi anak stunting di
Hasinggaan.
Masyarakat Desa Hasinggaan Pamindang Sagala, Mangara Sagala
meminta perbaikan infrastruktur, pembukaan jalan usaha tani, lampu penerangan
sampai ke Binangara yang berbatasan dengan Kabupaten Dairi, kebutuhan petugas
kesehatan dan guru. Ditambahkan, bahwa pembebasan lahan untuk pembukaan jalan
tidak ada halangan, masyarakat bersedia membebaskan lahan. Sehingga melalui
Bunga Desa ini, diharapkan penduduk di Dusun 2, 3 Desa Hasinggaan dapat
menikmati akses darat.
Peningkatan dan pembukaan
Objek wisata sitiris tiris menjadi harapan baru bagi warga Hasinggaan.
Dengan dibukannya objek ini mereka yakin Desa Hasinggaan akan semakin
dikenal dunia luar. Untuk itu, pengelola
BUMDes berharap pembenahan objek wisata
tersebut dengan harapan jalan lintas darat dapat dibenahi.
Kades Hammat Sagala memohon
perhatian Bupati Samosir untuk menyediakan alat berat dalam perbaikan
akses jalan Hasinggaan-Bonan Dolok serta pembangunan kantor desa .
Menanggapi berbagai keluhan dan permintaan masyarakat, Bupati Samosir akan
menurunkan alat berat, namun diminta agar masyarakat bersepakat dan bersedia
membebaskan lahan. "Silahkan didata lahan dan jalan yang akan dibuka.
sehingga ketika alat berat diturunkan dapat langsung bekerja, silahkan dimanfaatkan
dengan baik" ucap Vandiko.
Bupati Samosir juga akan menambah Bidan Desa dan guru agama
katolik pada SD 12 Hasinggaan. Melakukan pembinaan maupun pembenahan dalam pembukaan objek wisata
Sitiri-tiris.melalui Dinas Pariwisata. Proposal untuk kebutuhan gereja, Bupati
meminta agar diusulkan tahun sebelumnya, karena proposal itu tidak bisa masuk
ketika anggaran sudah disahkan. Sehingga usulan yang disampaikan dapat
ditampung pada tahun depan. Terkait penerangan/listrik, Bupati Samosir
menegaskan akan melakukan koordinasi dengan pihak PLN, dan sebagai solusi awal
akan menambah listrik tenaga Surya.
"Itulah gunanya Bunga Desa ini, saya datang dan melihat
langsung keadaan masyarakat. Mendengarkan keluhan masyarakat. Apa yang bisa
langsung dikerjakan akan dikerjakan dan yang tidak bisa secara langsung akan
dianggarkan tahun berikutnya sehingga kebutuhan masyarakat benar-benar
terpenuhi" Ucap Vandiko disambut tepuk tangan masyarakat.
Bupati Samosir dengan komitmen pemberian BPJS gratis telah
mencapai 97, 7 persen dan sudah mendapat penghargaan, sehingga masyarakat
semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan membawa KTP dan KK.
Untuk itu Vandiko, menghimbau masyarakat untuk menggunakan BPJS dalam menjaga
kesehatan. Meminta masyarakat yang belum memiliki BPJS mendaftarkan diri dalam
Bunga Desa.
Sebagai salah satu lokus stunting, Bupati Samosir meminta
Kades dan Tenaga penyuluh memberikan perhatian serius. Dalam hal ini, Bupati
Samosir memberikan bantuan 3,5 juta per bulan selama 10 bulan untuk pemenuhan
gizi anak stunting.
"Tidak usah malu memiliki anak stunting, sampai umur 2
tahun masih bisa diintervensi dan diatasi. Maka harus segera dilaporkan
sehingga secepatnya dapat diintervensi. Manfaatkan hasil pertanian untuk
kebutuhan gizi anak" ucap Vandiko.
Sebagai solusi
kelangkaan pupuk bersubsidi, Bupati Samosir mengajak masyarakat beralih
menggunakan pupuk organik. Solusi dengan pembekalan berupaya pelatihan
pembuatan pupuk organik kepada kelompok tani dan dukungan peralatan mesin
pencacah yang telah disediakan Dinas Ketapang Pertanian hari ini. Untuk lebih
menyemangati petani dalam pembuatan pupuk organik, Bupati Samosir menyerahkan
satu unit mesin pencacah untuk Desa Hasinggaan.
"Mari belajar, jangan ada lagi alasan tidak ada pupuk,
pemerintah berupaya memberikan solusi dengan pelatihan pembuatan pupuk organik.
Mari buka wawasan, jangan hanya bergantung pada pupuk kimia" imbuh Bupati
Vandiko T. Gultom.
Sebagai perhatian ke Desa Hasinggaan, Bupati Samosir
memberikan Anggaran pembangunan sebesar 100 juta untuk perbaikan infrastruktur.
Tokoh masyarakat dan masyarakat menyambut antusias Desa
Hasinggaan menyambut antusias program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa). Sebagai ucapan rasa syukur atas kehadiran
Bupati, Tokoh masyarakat Desa Hasinggaan memberikan ulos (mangulosi) Bupati
Samosir. "Terima kasih atas kehadiran Bupati Samosir terlebih dengan
adanya berbagai pelayanan yang sangat membantu masyarakat Desa Hasinggaan,†ucap
perwakilan tokoh masyarakat Hasinggaan. ( Rikjon M | kominfo )