Arist Merdeka Sirait : Jangan Kendor PROTAP Harus Jadi

Administrator Administrator
Arist Merdeka Sirait : Jangan Kendor PROTAP Harus Jadi
IST|Pelita Batak
Arist Metdeka Sirait Aktivis HAM (Human Rigth Defenfer) dan Sahabat Anak di Indonesia memberikan Keterangan Pers di Jakarta

Jakarta (Pelita Batak):

Untuk kemakmuran dan kesejahteraan umat dengan mengedepankan nai-nilai Pancasila dan Konstitusi Dasar Republik Indonesia, terbentuknya Provinsi Tapanuli (Protap) bukanlah suatu yang tidak mungkin. Keresidenan Tapanuli dimasa Belanda merupakan sejarah yang tak bisa terlupakan.

Geo politik, letak geografis, luas wilayah, geo ekonomi merupakan basis pembenaran.

Sumberdaya manusia dan Dasar hukum pembentukan PROTAP pun sudah memadai demikian juga dukungan masyarakat dan marga Batak di Indonesia juga komitmen untuk memajukan kesejahtetaan umat yang tidak bisa diabaikan, demikian benang merah dasar dari diskusi terbatas percepatan terbentuknya Protap dalam perpektif Hak Asasi Manusia (HAM), demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Metua Umum Komnas Perlindungan Anak kepada sejumlah media dalam persiapan memperingati HAM 22 di Jakarta Senin (28/11/2022).

Lebih jauh Arist selaku "human right defender" dalam penegakan hak-hak dasar anak di Indonesia, menyampaikan pandangannya pada saat memipin rapat terbatas percepatan terbentuknya PROTAP, mengatakan bahwa aksi dukungan sosial masyarakat baik kelompok perempuan, alim ulama, pemimpin lintas agama dan adat serta tokoh-tokoh muda progressif lintas profesi dan agama dari berbagai daerah kota dan kabupaten, baik yang tinggal diluar daetah, tulus hati dan kerendahan getakan sosial kemasyakatan harus dijunjung tinggi karena hadirnya protap adalah untuk kesejahtraan umuay dan masa depan anak Indonesia khususnya anak Tapanuli. Oleh sebab itu Protap untuk anak Indonesia dan untuk masa depan anak. Karena mempersiapkan dan memajukan hak anak anak adalah merupakan bela negara oleh karenanya Protap sangat dibutuhkan kita semua.

Pesan moral Arist Metdeka Sirait putra Porsea kepada para tokoh muda, tokoh pejuang Protap mari kita hentikan polemik memgenai ibu kota Protap beda pendapat tentang keberadaan Protap adalah hal yang wajar dan patut dihargai sebagai hak demokrasi dan HAM.

Terhadap sikap sikap pro dan kontra terhadap percepatan terbentuknya PROTAP janganlah mematahkan semangat dan komitmen kita.

"Saya percaya bahwa kita dan semua masyarakat sangat setuju berdirinya Protap," kata Arist.

Namun jika ada masyarakat yang berbeda pandangan, sambung Arist, paling tidak janganlah menghambat semangat para pencetus dan pejuang getakan Protap yang sudah banyak berkorban, di masa lampau tegas Arist.

Lebih jauh Arist mengatakan hadirnya PROTAP merupakan perjuangan kesejahtraan dan kemakmuran masyarakat Tapanuli dan bagian dari NKRI. Masyarakat Tapanuli mempunyai hak yang sama dengan saudara-saudara kita di Papua yang baru saja melahirkan 3 pemekaran Provinsi baru dan diberbagai daerah lainnya, lepas dari kepentingan politik.

Papua bisa mekar menjadi berbagai provinsi mengapa Protap tidak.

"Mari kita wujudkan Provinsi Tapanuli, mari terus kita panjatkan doa agar niat dan cita-cita hadirnya Protap mendapat dukungan masyarakat luas Tapanuli",

Diantara yang masih punya pandangan berbeda, mari doakan panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT), Protap harus jadi, jangan lemahkan niat baik ini, jangan kendor, Gaspol, pinta Arist. (*)

Komentar
Berita Terkini