11 Petinju Medan Ikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumut 2024

Administrator Administrator
11 Petinju Medan Ikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumut 2024
Ist|PelitaBatak
11 Petinju Medan Ikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumut 2024

Medan (Pelita Batak):

Dalam rangka mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumatera Utara (Popprovsu) tahun 2024, 11 petinju binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Medan bergabung dengan tim Kota Medan. Ke 11 petinju Medan menjadi bagian dari 63 petinju dari seluruh Sumatera Utara yang akan bertarung di 16 kelas kejuaraan yang dipertandingkan di Poprovsu ini.

Seluruh peserta Popprovsu dinyatakan lolos verifikasi berkas kelengkapan dan diajukan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga masing-masing daerah.

"Kita sebenarnya mempersiapkan atlet untuk semua kelas. Namun, kita hanya diberi kuota 7 putra dan 4 putri dan 2 pelatih. Jadi kita fokuskan di 11 petinju," kata Ketua Pengurus Kota Pertina Medan Adol F. Rumaijuk,STP.,MMA usai mengikuti Manager/Technical Meeting pelaksanaan kejuaraan tinju Popprovsu di Pusdiklat Pertina Sumut, Griya Martubung Medan, kemarin.

Kejuaraan tinju Popprovsu 2024 berlangsung pada 2-5 Juli 2024 di Pusdiklat Pertina Sumut, Jl. Tangguk Bahagia 1 Griya Martubung. Pertandingan berlangsung setiap harinya pada pukuk 14.00 WIB.

Meski hanya 11 petinju, Adol yakin Medan akan menorehkan prestasi di Popprovsu kali ini. "Kita tetap optimis, meski dari 52 petinju mewakili 12 Kabupaten dan Kota tidak bisa anggap sepele, mereka juga telah mengikuti latihan di daerah masing-masing," katanya didampingi Sekretaris Iqbal Aflah soregar,S.Or.

Adol juga mengatakan, meski tak memadai dana dari Pemko Medan untuk pemusatan latihan, atlet Medan telah mengikuti pemusatan latihan selama satu minggu sebelum pertandingan. "Kita berterima kasih kepada Ketua Pengprov Pertina Sumut yang mengijinkan tim kita memakai mes Pertina Sumut untuk pemusatan latihan. Dana dari Dispora sangat minim," ujarnya.

Ditanya mengenai dukungan perlengkapan pertandingan dari Pemko Medan, Adol terlihat mengeryitkan alis matanya. "Nah, itu. Kita sangat sesalkan, karena kebutuhan atlet tidak diperhatikan. Atlet tinju tidak akan diperkenankan naik ke ring jika tak gunakan pakaian pertandingan dan kelengkapan. Namun, Pemko Medan justru hanya memikirkan pakaian untuk deville," cetusnya.

Ia berharap, ke iven berikutnya Pemko Medan atau instansi pemerintah terkait benar-benar memikirkan kebutuhan kontingen yang diharapkan untuk mengharumkan nama baik daerah yang kini membangun motto "Mewujudkan Medan Kota Atlet". "Jangan hanya jargon saja, implementasinya harus jelas," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pengprov Pertina Sumut Sabam Manalu,SE.,MAP memimpin Technikal Meeting yang diikuti oleh seluruh manager dan perwakilan kontingen. Sabam besama Technikal Delegate (TD) Binsar Purba dan para Wasit dan Hakim yang bertugas.

Sabam Manalu menekankan, bahwa kejuaraan tinju seperti iven ini tujuannya adalah untuk pembinaan. Sebagai tahapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional tahun 2025 yang dijadwalkan dilaksanakan di Sumut. "Kita perlu tim yang kuat untuk Popnas nanti, jadi pelatih dan Wasit / Hakim benar-benar memperhatikan kondisi anak-anak. Mereka juga masih junior, jangan sampai terjadi cidera serius," pesan Sabam.(*)

Komentar
Berita Terkini