'Aroma Toba Coffee' Tembus Pasar Korea Selatan

Administrator Administrator
'Aroma Toba Coffee' Tembus Pasar Korea Selatan
TAp
Ujiana Sianturi (duduk kiri) berfoto bersama rekan-rekannya dan Aroma Toba Coffee.
Pelita Batak :

Akhir-akhir ini, masyarakat seolah demam kopi. Khususnya di pusat kota, usaha kuliner yang menyajikan khusus kopi semakin menjamur. Tidak heran, slogan kopi terbaik masih disandang kopi hasil bumi Sumatera Utara khususnya tepian Danau Toba. Buktinya, sejak 2013 Korea Selatan menjalin kerjasama dengan CV Alpha Gemilang untuk menyediakan 7500 ton kopi asal Sumatera Utara, 'Aroma Toba Coffee'.

Seperti disampaiakan Ujiana Sianturi, Direktur CV Alpha Gemilang, Rabu (24/8/2016), hingga saat ini dari permintaan kerjasama yang penandatanganannya di kantor Kedutaan RI di Korsel sudah mengekspor hingga 750 ton. "Ini masih terus berlanjut, kita tetap berupaya memenuhi permintaan di Korsel. Tapi kalaupun tidak sampai dengan jumlah 7500 ton, tidak masalah yang harus kita utamakan adalah kualitas," katanya.

Hingga saat ini, ia hanya menampung kopi jenis arabika. Karena jenis kopi ini yang isukai oleh partner kerjasama di Korsel. Varian kopi arabika yang dikembangkannya yaitu, Gayo aceh, luwak coffee, wine coffee, lintong Coffee, Mandailing Coffee, Blend Coffee, Sidikalang Coffee. Sedangkan pola pengolahannya yaitu dengan Roasting, pour, dan green bean.

Ujiana mengatakan, aroma kopi yang dikelolanya akan membawa yang mengonsumsinya merasakan aroma 'sorga' penikmat kopi. Untuk itu, ia menyebut kopinya dengan "Aroma of Heaven".

Di sisi lain, dalam menjalankan bisnis kopi, Ujiana mengutamakan produk asli kawasan Danau Toba. Dan ia selalu menjemput langsung ke petani. " Kita harus pikirkan juga nasib para petani kita, itu harapan saya agar mereka juga sejahtera," ujarnya.

Ia juga menceritakan respon penikmat kopi di Korsel saat disuguhkan sampel. "Mereka langsung pesan dengan jumlah yang tidak sedikit," katanya sembari mengucapkan terimakasih kepada Aksamil Khair selaku Atase Perdagangan Korsel, yang juga didukung ITPC di Busan, Indra.

Ujiana akan berangkat ke Denhag Belanda 31 Agustus 2016 untuk mempromosikan kopi asal Sumut. Karena saat ini, Aroma Toba Coffee sudah diekspor ke Jepang dan Guangjou Cina. "Kita sudah bisa mengirim kopi ke Asia, Afrika dan Eropa," tutupnya.(TAp)
Komentar
Berita Terkini