Kesaksian Hidup Pdt Saut Hamonangan Sirait, MTh

Karena Kasih-NYA Hidupku Diwarnai Kemenangan

Administrator Administrator
Karena Kasih-NYA Hidupku Diwarnai Kemenangan
Tuhan menjadikan yang tidak mungkin menjadi mungkin, karena tidak ada yang mustahil bagi Dia. Demikian mukjizat demi mukjizat menyertai perjalanan hidup Pdt Saut Hamonangan Sirait, MTh.

“ Aku lahir dengan berat badan tidak mencapai dua kilogram. Bidan sudah memprediksikan bahwa kecil kemungkinan aku lahir dengan selamat. Tapi berkat perlindungan dan pertolongan Tuhan akhirnya aku lahir dengan selamat di Porsea pada 24 April 1962 silam. Sehingga diberikanlah namaku Saut Hamonangan yang artinya jadi kemenangan, “ujar Pdt Saut H Sirait di Medan, belum lama ini dalam kesaksian hidupnya.

Kemenangan terus menyertai perjalanan hidup Putra dari Sirait dan boru Marpaung ini. Banyak peristiwa yang membuatnya tersadar bahwa semua yang dicapai berkat penyertaan dan kasih karunia Tuhan. Tuhan pula yang memanggil dirinya untuk dipakai menjadi alat-NYA. Sehingga ia mempelajari ilmu theologia di STT Jakarta.

“Padahal awalnya aku ingin menjadi tentara tapi Tuhan berkata lain, Dia memanggilku dalam suatu mimpi. Dalam mimpi tidur siang itu ada dua pribadi. Gagah dan berani tapi wajahnya mengambarkan beban dan ketidakbahagiaan. Satu lagi berpakaian toga pendeta mengambarkan damai dan bahagia. Aku pilih menjadi pendeta karena ada damai dan kebahagiaan,” ucap suami tercinta dari Agustina Veronika Silalahi ini.

Dibalik kemenangan ini kehidupan ayah tercinta dari Saulina Hariarani Tabitha Sirait dan Sampurna Kevin Timothy Sirait ini kerap melalui badai. Beberapa peristiwa membuatnya tidak berdaya tapi Tuhan sering melindungi dirinya. Saut pernah dicari dan mau ditangkap aparat keamanan kala terjun ke sejumlah bidang pergerakan di kampus tapi Tuhan melindungi dirinya. Selain itu Tuhan pernaha pula meluputkan dirinya dari intimidasi peluru aparat saat Saut menjabat sebagai Direktur Pemuda Kantor HKBP tahun 1993. Kembali Tuhan nyatakan kuasanya untuk melindungi Pdt Saut H Sirait yang merupakan anggota Komisioner Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta dan di berbagai aktivis organisasi kepemudaan dan ormas kristen ini.

Sementara itu banyak jalan yang dibuka baginya. Saut terpilih menjadi anggota KPU periode 2007-2012 dan dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara pada 4 Oktober 2010. Setelah itu terpilih sebagai anggota Komisioner DKPP tahun 2012.

Kemenangan demi kemenangan ini yang membuat Pdt Saut Hamonangan Sirait, MTh yakin dibukakan jalan untuk menjadi Ephorus HKBP 2016-2020.

“Doakan saya untuk menjadi Ephorus HKBP. Saya akan melayani dengan iman dan dengan misi konsolidasi pelayanan dan pelayanan, konsolidasi struktural, kesejahteraan dan alam, konsolidasi pendidikan dan kesaksian. Selain itu visinya “Menjadi berkat bagi dunia,” menuntut dan mengarahkan seluruh gerak langkah dan program menuju realitas baru, ucap Pendeta HKBP Reformanda Bandung ini.

Sebagai ungkapan syukur pada Tuhan, Pdt Saut telah menulis buku kesaksiannya dalam buku Antara Tuhan dan peluru serdadu serta Negara dalam rancangan Tuhan dan membedah buku tersebut dengan sejumlah tokoh dari berbagai kalangan di sejumlah daerah di tanah air. Tuhan Memberkati (Rahel Sukatendel facebook).
Komentar
Berita Terkini