Masyarakat Madina akan Gelar Aksi Tuntut Realisasi Kebun Plasma

Administrator Administrator
Masyarakat Madina akan Gelar Aksi Tuntut Realisasi Kebun Plasma
sangmerahputihonlines
Ilustrasi

Medan (Pelita Batak) :
Penyelesaian konflik antara PT Rimba Mujur Mahkota (RMM) dan PT Dinamika Inti Sentosa (DIS) dengan masyarakat Desa Buburan serta Bintuas disesalkan pihak KontraS Sumut. Pasalnya, Pemkab Madina tidak peduli untuk menyelesaikan konflik itu.

PT RMM dan PT DIS dituding telah mengingkari janji pengadaan kebun plasma untuk masyarakat. Pengingkaran ini pun sudah berlangsung 18 tahun.

"Pemkab telah absen. Padahal perusahaan sudah jelas didepan mata mengingkari janji untuk rakyat. Tidak ada upaya untuk menindak tegas perusahaan," kata Kepala Operasional KontraS Sumut M. Amin Multazam, Selasa (4/10/2016).

Untuk itu, masyarakat bersama KontraS Sumut akan melakukan aksi besar-besaran pada, Kamis (06/10/2016). Amin beranggapan, aksi ini menyusul tidak adanya iktikad baik dari pemkab dan perusahaan untuk menuntaskan masalah. "Langkah ini tidak akan diambil jika Pemkab dan perusahaan menepati janji. Pemkab juga tak peduli dengan masyarakat yang telah dibodohi selama belasan tahun," jelasnya.

KontraS Sumut juga mengingatkan aparat penegak hukum khususnya Polres Madina, agar menyikapi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat secara objektif dan komprehensif. Karena potensi konflik ini disebabkan oleh ingkar janjinua perusahaan. "Jangan sampai malah rakyat harus berhadap-hadapan dengan kepolisian. Polisi harus netral dalam hal ini," katanya.

Pendapat itu disampaikan menyusul akhir-akhir ini masyarakat sering mendapat intimidasi. "Karena bisa jadi menimbulkan potensi kriminalisasi pada rakyat," tegasnya.

Amin menegaskan, selama ini janji palsu perusahaan sudah menimbulkan resistensi. Apabila nantinya itu berbuah pada bentrok dan pertumpahan darah, maka Pemkab Madina harus bertanggung jawab penuh. "Tidak ada yang ingin hal itu terjadi, karena pasti masyarakat yang dirugikan," ungkapnya.

KontraS juga meminta agar semua pihak membantu dalam penyelesaian kasus. KontraS menuntut PT RMM dan PT DIS agar segera merealisasikan kebun plasma. "Hentikan segala bentuk kekerasan dan kriminalisasi terhadap masyarakat Desa Bintuas dan Buburan," katanya. (TAp)

Komentar
Berita Terkini