Menuju Pemilu 2019: Bawaslu Humbahas Gelar Sosialisasi Pengawasan Kampanye

Administrator Administrator
Menuju Pemilu 2019: Bawaslu Humbahas Gelar Sosialisasi Pengawasan Kampanye
Abed Ritonga
Acara sosialisasi

Doloksanggul(Pelita Batak): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar sosialisasi pengawasan kampanye pada pemilihan umum (Pemilu) Anggota DPR RI, DPD, DPRD tingkat I, DPRD tingkat II serta pemilihan Presiden maupun Wakil Presiden tahun 2019 mendatang, di Aula Grand Maju Hotel, Doloksanggul, Selasa 16 Oktober 2018.


Sosialisasi dihadiri Asisten Pemerintahan Makden Sihombing mewakili Bupati dan Wakil Bupati Humbahas, Wakapolres Kompol David Silalahi, Kajari Doloksanggul Zaidar Raseptha, Komisioner KPU Humbahas Ramses Simamora, Kakan KesbangPol Hotman Hutasoit, Kasatpol PP Riky Sihite, para tokoh masyarakat (LADN), tokoh agama (FKUB), ormas, sejumlah calon legislatif (Caleg) dari kecamatan dan para pengurus partai politik.


Ketua Bawaslu Humbahas Hendri W Pasaribu yang membuka kegiatan sosialisasi didampingi Ramses Simamora Komisioner KPU Bidang Divisi SDM & Panwas beserta Hotman Hutasoit, memberikan berapa poin materi pengawasan kampanye Pemilu mulai pencermatan DPT (Daftar Pemilih Tetap) di tahap II, netralitas ASN (aparatur sipil negara), masa pelaksanaan kampanye, zonasi (lokasi-red), iklan media, serta bahan dan nilai APK (alat peraga kampanye) yang disediakan KPU maupun dibiayai individu oleh para Caleg kepada peserta sesuai dasar hukum pengawasan yaitu UU Pemilu nomor 7 tahun 2017, PKPU nomor 23, 28, 33 tahun 2018, Surat edaran Menpan-RB berikut PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.


Dijabarkan Hendri khusus DPT dan APK, temuan Bawaslu ada 1.703 jenis penggandaan data dalam NIK, alamat maupun nama di Kabupaten Humbahas berikut 63 DPT berstatus TMS (tidak memenuhi syarat). Sementara ukuran APK diperbolehkan untuk baliho ukuran 4x7 meter, Billboard 4x8 meter, spanduk 1,5x7 meter serta 1,15x5 meter untuk pembuatan umbul-umbul.


"Temuan tadi akan kita cermati lagi agar tidak terjadi saat Pemilu berlangsung. Dan APK yang bisa dibiayai oleh Caleg sendiri hanya 5 buah untuk baliho serta umbul-umbul 10 buah dengan biaya maksimal sebanyak Rp 60 ribu, " ucap Hendri.


Lebih lanjut pihaknya meminta seluruh peserta politik untuk menjaga ketertiban, keindahan serta kenyamanan saat Pemilu nantinya di 3 daerah pemilihan (Dapil) tersebar di Humbahas dengan saling bersaing beradu gagasan, ide dan misi tanpa melanggar aturan. 


"Mari kita jaga estetika dan ketertiban bersama-sama melakukan pengawasan mewujudkan Pemilu sukses. Bila ada informasi dugaan pelanggaran maupun penyimpangan netralitas PNS, segera laporkan dan akan kita tindak," sebut mereka. (Tim)

Komentar
Berita Terkini